Analis: Serang ICC, AS Coba 'Melarikan' Diri dari Tanggung Jawab
Minggu, 21 Juni 2020 - 01:10 WIB
loading...
A
A
A
(Baca: Kisah Bijak Para Sufi: Semut dan Capung )
Bennet kemudian mengatakan bahwa badan internasional juga harus menyelidiki para politisi AS yang terlibat dalam invasi luar negeri, termasuk George W. Bush, Dick Cheney, Donald Rumsfeld, Barack Obama, Hillary Clinton, dan lainnya.
"Hanya dengan sebuah badan internasional yang didedikasikan untuk menghentikan negara-negara dari menginvasi orang lain dan terlibat dalam perang ekonomi, dan informasi maka AS akan dicegah mengulangi kejahatan mengerikan terhadap kemanusiaan ini," tukasnya.
Daniel Lazare, seorang jurnalis dan penulis Amerika, menyampaikan hal serupa. Menurutnya, AS menggunakan pendekatan yang dapat digambarkan dengan mengatakan "satu hukum untuk saya, satu lagi untukmu".
"Setidaknya sejak tahun 1970-an, AS telah menggunakan HAM sebagai senjata untuk memajukan tujuan hegemoni nya. Secara bersamaan, AS telah menentang setiap dan semua upaya untuk menggunakan masalah ini dengan cara yang dalam hal apapun bertentangan dengan ambisi kekaisaran AS," ujarnya.
Bennet kemudian mengatakan bahwa badan internasional juga harus menyelidiki para politisi AS yang terlibat dalam invasi luar negeri, termasuk George W. Bush, Dick Cheney, Donald Rumsfeld, Barack Obama, Hillary Clinton, dan lainnya.
"Hanya dengan sebuah badan internasional yang didedikasikan untuk menghentikan negara-negara dari menginvasi orang lain dan terlibat dalam perang ekonomi, dan informasi maka AS akan dicegah mengulangi kejahatan mengerikan terhadap kemanusiaan ini," tukasnya.
Daniel Lazare, seorang jurnalis dan penulis Amerika, menyampaikan hal serupa. Menurutnya, AS menggunakan pendekatan yang dapat digambarkan dengan mengatakan "satu hukum untuk saya, satu lagi untukmu".
"Setidaknya sejak tahun 1970-an, AS telah menggunakan HAM sebagai senjata untuk memajukan tujuan hegemoni nya. Secara bersamaan, AS telah menentang setiap dan semua upaya untuk menggunakan masalah ini dengan cara yang dalam hal apapun bertentangan dengan ambisi kekaisaran AS," ujarnya.
(esn)
Lihat Juga :