Ukraina Serukan Rusia Dicopot dari Kursi Anggota Tetap DK PBB, Ini Respons AS

Minggu, 08 Mei 2022 - 08:53 WIB
loading...
Ukraina Serukan Rusia...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky menyerukan Rusia di copot dari kursi anggota tetap DK PBB saat berpidato di badan itu pada awal April lalu. Foto/Times od Israel
A A A
NEW YORK - Amerika Serikat (AS) saat ini tidak melihat ada sebuah cara untuk mencabut status Rusia sebagai anggota tetap Dewan Keamanan (DK) PBB terkait konflik di Ukraina . Hal tersebut diungkapkan Duta Besar AS untuk PBB Linda Thomas-Greenfield.

Dalam sebuah wawancara dengan PBS pada 6 Mei, Linda Thomas-Greenfield mengatakan tindakan Rusia “sangat menyakitkan” mengingat statusnya sebagai anggota tetap DK PBB, yang tidak dapat dengan mudah dicabut, meskipun ada seruan dari Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky .

“Rusia memiliki kursi permanen, dan saya tidak melihat saat ini akan ada perubahan apa pun, tetapi kami akan melanjutkan upaya kami untuk mengisolasi mereka,” katanya seperti dikutip dari Russia Today, Minggu (8/5/2022).

Sebelumnya Thomas-Greenfield menuduh Rusia menyalahgunakan hak vetonya dan mendukung sebuah resolusi, yang diajukan oleh Liechtenstein, yang mengharuskan anggota tetap Dewan Keamanan untuk membenarkan penggunaan hak veto mereka. Resolusi itu diadopsi pada 26 April tetapi bagaimana cara kerjanya dalam praktik masih harus dilihat.

Baca juga: PBB Mencapai Konsensus tentang Ukraina untuk Pertama Kali
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
Jenderal Ini Klaim Ukraina...
Jenderal Ini Klaim Ukraina Akan Mengalami Kekalahan, Ini 4 Pemicunya
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
Beda Pendapat dengan...
Beda Pendapat dengan Pemerintah, Banyak Warga Rusia Didenda dan Dipenjara
Ingin Terus Mencengkeram...
Ingin Terus Mencengkeram Kekuasaan, Presiden Ukraina Pecat Menhan
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Lumpuhkan Jantung Kilang Minyak Rusia, Kelangkaan BBM Memburuk
Trump Sesumbar AS Menang...
Trump Sesumbar AS Menang Besar di Iran
Trump Murka Asap Kebakaran...
Trump Murka Asap Kebakaran Hutan Kanada Selimuti Sebagian Besar AS: Tak Bisa Diterima!
Rekomendasi
Prabowo: 110 Masalah...
Prabowo: 110 Masalah Tuntas dalam 18 Bulan, Bukan Prestasi Kecil
Delapan Fraksi Setujui...
Delapan Fraksi Setujui RUU PFII, Indonesia Didorong Jadi Pusat Keuangan Global
Sinopsis Terlanjur Mencintaimu...
Sinopsis 'Terlanjur Mencintaimu' Eps 18 : Penyelidikan Wahyu Menemui Jalan Buntu
Berita Terkini
Warga Yordania Bantu...
Warga Yordania Bantu Iran Menarget Pangkalan Militer AS
Menlu Araghchi: Pengkhianatan...
Menlu Araghchi: Pengkhianatan di Balik Pembunuhan Khamenei Berdampak pada Pengambilan Keputusan
Filipina dan China Bentrok,...
Filipina dan China Bentrok, 1 Tentara Terluka
Makin Kewalahan, Rusia...
Makin Kewalahan, Rusia Pilih Buru Operator Drone Ukraina
AS Akan Rebut Pulau...
AS Akan Rebut Pulau Kharg, Iran: Kita Akan Menyambut
Mengapa Amerika Tak...
Mengapa Amerika Tak Pernah Mengusik Nuklir Pakistan? Ini Alasan Sebenarnya
Infografis
3 Alasan Rusia Kini...
3 Alasan Rusia Kini Didukung AS untuk Melawan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved