Strategi Baru AS Berusaha Persenjatai Jepang untuk Lawan China

Rabu, 04 Mei 2022 - 17:01 WIB
loading...
A A A
“Bahkan Jepang, yang bersedia meningkatkan kemampuan pertahanannya sendiri vis-a-vis China, enggan menerima peningkatan kehadiran militer AS atau menyebarkan senjata yang secara eksplisit bersifat ofensif,” ungkap laporan itu.

“Setiap strategi AS yang bergantung pada sekutu yang secara permanen menjadi penampung GBIRM akan menghadapi risiko kegagalan yang serius karena ketidakmampuan menemukan mitra yang bersedia,” tulis Hornung.

Sebaliknya, ia berpendapat AS harus "membantu Jepang dalam upayanya mengembangkan dan menyebarkan gudang kemampuan rudal anti-kapal berbasis darat," yang pada akhirnya dapat menyebabkan Tokyo bersedia mengerahkan rudal jelajah anti-kapal dengan jangkauan yang lebih jauh.

“Meskipun rudal-rudal ini masih tidak akan mampu melakukan serangan dalam ke China, jika mereka ditempatkan di pulau-pulau barat daya Jepang atau bahkan Kyushu, mereka akan mampu menutupi pergerakan kapal di Selat Taiwan, Laut China Timur, dan beberapa wilayah pantai timur China, sehingga memperluas jangkauan di mana aset China dapat ditahan dengan risiko perencanaan perang dan berpotensi berkontribusi pada misi larangan maritim di Selat Taiwan,” ungkap laporan itu menyimpulkan.

(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Iran Ungkap Kelompok...
Iran Ungkap Kelompok Garis Keras yang Sesat Tembaki Kapal untuk Rusak Negosiasi dengan AS
Trump Ungkap 1.000 Rudal...
Trump Ungkap 1.000 Rudal Diarahkan ke Iran Jika Dia Dibunuh
Rusia Terbuka Jika Turki...
Rusia Terbuka Jika Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA
Iran Tegaskan Siap untuk...
Iran Tegaskan Siap untuk Pertahanan Skala Penuh, Trump Sebut Gencatan Senjata Berakhir
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Permintaan Minyak Global...
Permintaan Minyak Global Diramal Turun Tajam di 2026, Terburuk sejak Pandemi Covid-19
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 3.535 Jiwa, Ancaman Krisis Kesehatan Mengintai
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya...
Tragis! Ibu dan 4 Putrinya Tewas dalam Kebakaran Apartemen, Loncat dari Lantai 7
Rekomendasi
Mini Soccer Bulog Perkuat...
Mini Soccer Bulog Perkuat Sinergi Ketahanan Pangan Bersama Stakeholder
Besok, Luis Figo Siap...
Besok, Luis Figo Siap Meriahkan Pesta Bola Dunia 2026
Orang Super Kaya Indonesia...
Orang Super Kaya Indonesia Diramal Melonjak Tercepat di Dunia, tapi Kelas Menengah Menyusut
Berita Terkini
Deretan 66 Negara yang...
Deretan 66 Negara yang Memiliki UU Melarang LGBT
Mojtaba Janji Balas...
Mojtaba Janji Balas Dendam atas Darah Tak Bersalah Ayahnya
Pecahkan Rekor! 10 Juta...
Pecahkan Rekor! 10 Juta Orang Hadiri Upacara Pemakaman Khamenei
Mengapa Turki Jual Sistem...
Mengapa Turki Jual Sistem Pertahanan Udara S-400 ke UEA? Ini Alasan Utamanya
Iran Akui Melakukan...
Iran Akui Melakukan Kesalahan Menembaki Kapal Tanker di Selat Hormuz
Ini Reaksi 9 Pemimpin...
Ini Reaksi 9 Pemimpin Negara NATO setelah Menerima Hadiah Pistol dari Erdogan
Infografis
3 Taktik Cerdas Iran...
3 Taktik Cerdas Iran untuk Kalahkan AS-Israel, Salah Satunya Perang Ala Vietnam
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved