Tenggak Miras Racikan, 8 Warga Iran di Bandar Abas Tewas

Rabu, 04 Mei 2022 - 14:09 WIB
loading...
Tenggak Miras Racikan,...
Tenggak Miras Racikan, 8 Warga Iran di Bandar Abas Tewas. FOTO/Daily Beast
A A A
TEHERAN - Delapan orang tewas akibat keracunan alkohol setelah meminum ramuan buatan sendiri di kota Bandar Abbas, Iran . Media lokal melaporkan bahwa 51 orang lainnya telah dirawat di rumah sakit.

“17 dari mereka yang dirawat di rumah sakit berada dalam kondisi kritis dalam perawatan intensif, sementara 30 lainnya menjalani dialisis untuk membersihkan sistem mereka,” kata Pejabat kesehatan Dr. Fatemeh Nowruzian, seperti dikutip dari Arab News.

Baca: China dan Iran Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Militer

Memproduksi dan mendistribusikan alkohol sangat dilarang di Iran. Polisi setempat mengatakan mereka telah menangkap delapan orang karena memproduksi dan menjual minuman terlarang itu. Hukuman untuk mengkonsumsi alkohol dapat 80 cambukan.

Tidak diungkapkan apa yang menyebabkan keracunan dalam minuman buatan sendiri, tetapi dalam beberapa tahun terakhir banyak orang Iran telah meninggal setelah minum alkohol terlarang yang mengandung metanol dalam jumlah yang mematikan.

Metanol dapat menyebabkan kebutaan atau kematian jika tertelan, bahkan dalam jumlah kecil. Bahan ini sering ditambahkan dalam produksi minuman ilegal buatan sendiri untuk meningkatkan jumlah alkohol.

Keracunan metanol meningkat tajam di Iran pada awal pandemi COVID-19 setelah desas-desus menyebar bahwa konsumsi alkohol dapat mencegah infeksi.

Baca: Khamenei: Masa Depan Iran Tak Boleh Dikaitkan dengan Pembicaraan Nuklir

Kementerian Kesehatan Iran mengumumkan pada April 2020 bahwa sekitar 500 orang telah meninggal dan 5.000 lainnya dirawat karena keracunan alkohol hanya dalam tiga bulan.

Kasus keracunan terbanyak dilaporkan di provinsi Alborz di utara Teheran dan Hormozgan di pantai selatan. Hanya anggota minoritas agama yang diakui negara yang memiliki hak untuk memproduksi atau membeli minuman beralkohol di Iran.

Mereka yang melanggar undang-undang alkohol Iran dapat didenda, dicambuk atau dipenjara, tetapi minuman keras bajakan tersedia secara luas melalui pengedar ilegal.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
Dokumen Rahasia Bocor!...
Dokumen Rahasia Bocor! Qatar Diam-diam Tawarkan Kesepakatan Gelap ke Iran
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Penampakan Roy Suryo...
Penampakan Roy Suryo usai Ditahan: Menenteng Rompi Oranye, Enggan Komentar
Road to Kilau Raya Mojokerto...
Road to Kilau Raya Mojokerto : MNCTV Hadir Meriahkan Hari Jadi Kota Mojokerto ke-108
Buru Puma Speedcat Ballet...
Buru Puma Speedcat Ballet di BRI Consumer Expo 2026, Dapat Gift Card Rp250 Ribu Plus Tambahan Bonus!
Berita Terkini
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved