Zelensky Bersyukur pada Neo-Nazi Azov, Klaim Ukraina Hampir Tak Punya Radikal

Senin, 02 Mei 2022 - 14:01 WIB
loading...
A A A
Menurut Zelensky, seruan radikal dari formasi nasionalis Ukraina melawan Rusia adalah "pendapat pribadi" mereka, dan ada perbedaan antara mereka dan sikap militer.

“Ada juga batalyon Azov, yang tidak terdiri dari sukarelawan, tetapi merupakan bagian dari garda nasional negara kita. Hari ini adalah bagian dari angkatan bersenjata, dan semuanya adalah tentara resmi negara kita. Beberapa di antaranya yang merupakan sukarelawan pada awal perang pindah ke politik dan tinggal di sana,” ujar dia.

“Mereka yang memutuskan terus bertugas di angkatan bersenjata Ukraina menjadi militer dan merupakan bagian dari angkatan bersenjata Ukraina. Ini adalah dua hal yang berbeda," papar Zelensky.

Menurut Zelensky, Mariupol "dipertahankan" oleh tentara profesional, dan tidak hanya oleh batalion Azov yang dia syukuri, sekali lagi menyoroti "profesionalisme" mereka.

"Ada juga Garda Nasional, penjaga perbatasan, pasukan khusus, dan ada angkatan bersenjata Ukraina," papar dia.

Namun, presiden mengklaim bahwa dia dan kantornya terus mengawasi berbagai peristiwa.

"Dan jika ada tantangan atau seruan untuk radikalisme, saya percaya bahwa jumlah di Ukraina jauh lebih sedikit daripada di negara-negara lain di Bumi," klaimnya.

Dia menjelaskan, "Saya pikir kita hampir tidak memilikinya. Terlepas dari kenyataan bahwa kita sedang berperang, Jika sentimen radikal seperti itu muncul, kami akan menanggapinya dengan sangat serius dan segera mengambil semua langkah yang diperlukan untuk melawan mereka, percayalah."

Ini bukan pertama kalinya presiden Ukraina memuji batalyon neo-Nazi. Bulan lalu, dia berbicara kepada parlemen Yunani, dengan pidatonya termasuk pesan video dari dua orang Azovites Yunani.

Penampilan mereka memicu pertikaian politik besar di Yunani, dengan partai-partai oposisi dan anggota berpengaruh dari Partai Demokrasi Baru yang berkuasa membanting pidato mereka.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Trump: Kesepakatan Nuklir...
Trump: Kesepakatan Nuklir Batal Jika Arab Saudi Tak Normalisasi Hubungan dengan Israel
Pangeran Saudi Ditemukan...
Pangeran Saudi Ditemukan Meninggal di Hotel Mewah London, Diduga Kecanduan Narkoba
Rekomendasi
Kenali 7 Ciri Wanita...
Kenali 7 Ciri Wanita yang Tertipu Fitnah Dajjal di Akhir Zaman
Eks Jubir KPK Febri...
Eks Jubir KPK Febri Diansyah Resmi Jadi Kuasa Hukum Febrie Adriansyah
Panda Bond Indonesia...
Panda Bond Indonesia Raih Rating AAA, Purbaya: Ada yang Bilang Saya Bohong
Berita Terkini
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Dicopot dari Jabatannya atas Tuduhan Pelecehan Seksual Bermotif Politik
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa Evakuasi 80.000 Orang di Prancis dan Spanyol
Iran Desak Warga di...
Iran Desak Warga di Negara-negara Teluk Jaga Jarak 500 Meter dari Akomodasi Rahasia Pasukan AS
Pasukan Koalisi Pimpinan...
Pasukan Koalisi Pimpinan Arab Saudi Serang Wilayah Houthi Yaman
Serangan Ekstremis Yahudi...
Serangan Ekstremis Yahudi Meningkat di Tepi Barat, Fatah Salahkan Pemerintah Israel
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Infografis
Trump Tak Khianati Ukraina...
Trump Tak Khianati Ukraina dalam Perang Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved