Polisi Ukraina: 3 Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan Dekat Bucha

Minggu, 01 Mei 2022 - 14:56 WIB
loading...
Polisi Ukraina: 3 Mayat...
Polisi Ukraina: 3 Mayat dengan Tangan Terikat Ditemukan Dekat Bucha. FOTO/Reuters
A A A
KIEV - Polisi Ukraina pada Sabtu (30/4/2022) melaporkan temuan tiga mayat dengan tangan terikat ke belakang. Mayat-mayat itu ditemukan pada Jumat (29/4/2022) di sebuah lubang dekat Bucha , sebuah kota dekat Kiev yang identik dengan lokasi tuduhan kejahatan perang Rusia.

“Tangan korban diikat, kain menutupi mata dan ada yang disumpal. Ada jejak penyiksaan pada mayat, kata polisi wilayah Kiev dalam sebuah pernyataan, seperti dikutip dari AFP.

Baca: Putin: Foto dan Video Mayat-mayat Beserakan di Bucha Ukraina Palsu

Bucha menjadi berita utama global ketika puluhan mayat dengan pakaian sipil ditemukan di sana pada awal April, beberapa dengan tangan terikat. Puluhan mayat itu ditemukan setelah pasukan Rusia ditarik setelah pendudukan selama sebulan.

Sejak itu, semakin banyak mayat ditemukan di sana dan di kota-kota dan desa-desa sekitarnya. Polisi Kiev pada hari Sabtu memberikan angka keseluruhan 1.202 mayat.

“Korban disiksa dalam jangka waktu yang lama, luka tembak ditemukan di ekstremitas. Akhirnya, masing-masing pria ditembak di telinga,” kata kepala polisi daerah Kiev, Andriy Nebytov dalam pernyataannya.

Ukraina juga melaporkan bahwa penembakan Rusia di Kharkiv, kota terbesar kedua di negara itu, dan di wilayah Donbas timur telah menewaskan satu orang dan melukai 12 lainnya.

Baca: Warga Sipil yang Kembali ke Bucha: Kota Kami Tak Lagi Sama

“Situasi di wilayah Kharkiv sulit. Tetapi militer kami, intelijen kami, memiliki keberhasilan taktis yang penting,” kata Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dalam pidato televisi terbarunya.

Pasukan Ukraina mengatakan mereka telah merebut kembali desa Ruska Lozova, dekat Kharkiv, yang telah diduduki oleh pasukan Rusia selama dua bulan. Ratusan warga sipil dievakuasi dari daerah tersebut.

“Itu adalah dua bulan ketakutan yang mengerikan. Tidak ada yang lain, ketakutan yang mengerikan dan tanpa henti,” Natalia, seorang pengungsi berusia 28 tahun dari Ruska Lozova, mengatakan kepada AFP setelah mencapai Kharkiv.

“Kami berada di ruang bawah tanah tanpa makanan selama dua bulan, kami makan apa yang kami miliki,” kata Svyatoslav, 40, yang tidak mau menyebutkan nama lengkapnya, matanya merah karena kelelahan.

Baca: Investigasi Kejahatan Perang di Kota Bucha: Temuan Mayat Masih Berlanjut

Oleksandr Skachko, seorang penduduk di dekat Slatyne, yang juga ditangkap kembali oleh pasukan Ukraina, mengatakan 15 orang dari desa itu telah tewas.

Berbicara kepada orang-orang Rusia, pria berusia 47 tahun itu mengatakan: “Tentara Anda telah menginvasi tanah kami dan membunuh anak-anak kami. Tidak peduli apa yang orang katakan, tidak peduli apa yang dikatakan Putin, orang-orang kita sekarat di sini.”

(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Putin Mengamuk! Serangan...
Putin Mengamuk! Serangan Rusia Tewaskan 11 Orang dan Hancurkan Katedral Bersejarah
Berpengalaman di Perang...
Berpengalaman di Perang Ukraina, Sky-Watch Luncurkan Drone Jarak Jauh RQ-70 Dainn
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Budiman Sesalkan Pembubaran...
Budiman Sesalkan Pembubaran Diskusi di UGM: Seharusnya Kita Bisa Berdialog dengan Sehat
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Aliansi BEM Bersatu...
Aliansi BEM Bersatu Endus Dugaan Keterlibatan Politikus PDIP dalam Aksi Tolak MBG
Berita Terkini
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Infografis
AS Mengakui Perang Ukraina...
AS Mengakui Perang Ukraina Adalah Perang Proksi AS dengan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved