Putin: Foto dan Video Mayat-mayat Beserakan di Bucha Ukraina Palsu
Selasa, 12 April 2022 - 22:33 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin (kiri) berjabat tangan dengan kosmonot Roscosmos Alexander Skvortsov, Selasa (12/4/2022). Putin sebut gambar dan rekaman tentang mayat-mayat berserakan di Bucha, Ukraina, palsu. Foto/Sputnik/Evgeny Biyatov/Kremlin via REUTERS
A
A
A
MOSKOW - Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan foto dan rekaman video tentang mayat-mayat yang berserakan di kota Bucha, Ukraina , adalah palsu.
Putin membandingkan tuduhan Ukraina bahwa tentara Rusia mengeksekusi warga sipil di Bucha dengan apa yang dia sebut sebagai pementasan oleh Barat dari serangan senjata kimia di Suriah yang ditujukan untuk memberatkan Presiden Bashar al-Assad.
"Ini adalah jenis palsu yang sama di Bucha," kata Putin dalam konferensi pers yang disiarkan televisi setelah pembicaraan dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, Selasa (12/4/2022), seperti dikutip Reuters.
Ukraina menuduh militer Rusia mengeksekusi penduduk Bucha, sebuah kota di luar Ibu Kota Ukraina, Kiev, yang telah diduduki pasukan Rusia selama beberapa minggu sebelum akhirnya mundur.
Baca juga: Putin Dikelilingi Ajudan dengan Koper Nuklir, Ini Penampakannya
Negara-negara Barat telah menyerukan agar mereka yang bertanggung jawab atas pembantaian warga sipil di Bucha dihukum.
Putin membandingkan tuduhan Ukraina bahwa tentara Rusia mengeksekusi warga sipil di Bucha dengan apa yang dia sebut sebagai pementasan oleh Barat dari serangan senjata kimia di Suriah yang ditujukan untuk memberatkan Presiden Bashar al-Assad.
"Ini adalah jenis palsu yang sama di Bucha," kata Putin dalam konferensi pers yang disiarkan televisi setelah pembicaraan dengan Presiden Belarusia Alexander Lukashenko, Selasa (12/4/2022), seperti dikutip Reuters.
Ukraina menuduh militer Rusia mengeksekusi penduduk Bucha, sebuah kota di luar Ibu Kota Ukraina, Kiev, yang telah diduduki pasukan Rusia selama beberapa minggu sebelum akhirnya mundur.
Baca juga: Putin Dikelilingi Ajudan dengan Koper Nuklir, Ini Penampakannya
Negara-negara Barat telah menyerukan agar mereka yang bertanggung jawab atas pembantaian warga sipil di Bucha dihukum.
Lihat Juga :