Perang Rusia-Ukraina Picu Ketakutan di Eropa, Permintaan Bunker Nuklir Melonjak
Minggu, 01 Mei 2022 - 08:16 WIB
loading...
A
A
A
"Sudah seperti ini selama enam minggu," katanya awal bulan ini. "Orang-orang panik," imbuhnya.
Bahkan pemerintah Jerman awal bulan ini mengumumkan bahwa mereka akan mulai menginvestasikan uang untuk memperkuat tempat penampungan bawah tanah dan membangun stok krisis jika terjadi perang.
"Saat ini ada 599 tempat penampungan umum di Jerman. Kami akan memeriksa apakah kami dapat meningkatkan lebih banyak sistem seperti itu. Bagaimanapun, pembongkaran telah berhenti," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser bulan ini, menurut Reuters.
Baca juga: Lavrov: 1 Juta Orang Dievakuasi dari Ukraina ke Rusia Sejak 24 Februari
Negara ini juga sedang mengerjakan konsep baru untuk memungkinkan tempat parkir bawah tanah, stasiun kereta bawah tanah, dan ruang bawah tanah menjadi tempat perlindungan yang memungkinkan.
Sementara itu, Insider melaporkan, beberapa perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) yang berspesialisasi dalam tempat penampungan bawah tanah mengatakan mereka telah melihat peningkatan permintaan sejak akhir Februari.
Rusia menempatkan pasukan nuklir negaranya pada "kesiapan tempur khusus" pada awal perang. Pekan lalu, negara itu menguji coba rudal balistik antarbenua Sarmat yang berkemampuan nuklir, juga dikenal sebagai Satan II, yang menurut Putin akan membuat musuh Moskow "berpikir dua kali."
Pada hari Kamis, presiden Rusia itu tampaknya menyiratkan bahwa dia akan menggunakan senjata semacam itu jika negara-negara Barat terus ikut campur di Ukraina atau membuat ancaman terhadap Moskow.
Bahkan pemerintah Jerman awal bulan ini mengumumkan bahwa mereka akan mulai menginvestasikan uang untuk memperkuat tempat penampungan bawah tanah dan membangun stok krisis jika terjadi perang.
"Saat ini ada 599 tempat penampungan umum di Jerman. Kami akan memeriksa apakah kami dapat meningkatkan lebih banyak sistem seperti itu. Bagaimanapun, pembongkaran telah berhenti," kata Menteri Dalam Negeri Jerman Nancy Faeser bulan ini, menurut Reuters.
Baca juga: Lavrov: 1 Juta Orang Dievakuasi dari Ukraina ke Rusia Sejak 24 Februari
Negara ini juga sedang mengerjakan konsep baru untuk memungkinkan tempat parkir bawah tanah, stasiun kereta bawah tanah, dan ruang bawah tanah menjadi tempat perlindungan yang memungkinkan.
Sementara itu, Insider melaporkan, beberapa perusahaan yang berbasis di Amerika Serikat (AS) yang berspesialisasi dalam tempat penampungan bawah tanah mengatakan mereka telah melihat peningkatan permintaan sejak akhir Februari.
Rusia menempatkan pasukan nuklir negaranya pada "kesiapan tempur khusus" pada awal perang. Pekan lalu, negara itu menguji coba rudal balistik antarbenua Sarmat yang berkemampuan nuklir, juga dikenal sebagai Satan II, yang menurut Putin akan membuat musuh Moskow "berpikir dua kali."
Pada hari Kamis, presiden Rusia itu tampaknya menyiratkan bahwa dia akan menggunakan senjata semacam itu jika negara-negara Barat terus ikut campur di Ukraina atau membuat ancaman terhadap Moskow.
Lihat Juga :