Gedung di China Tengah Runtuh, Puluhan Orang Terperangkap

Sabtu, 30 April 2022 - 22:55 WIB
loading...
Gedung di China Tengah...
Gedung di China Tengah Runtuh, Puluhan Orang Terperangkap. FOTO/Reuters
A A A
BEIJING - Puluhan orang terjebak di bawah sebuah bangunan yang runtuh di China tengah, kata para pejabat pada Sabtu (30/4/2022). Tim penyelamat mencoba mencari di puing-puing dengan menggunakan gergaji untuk menarik beberapa orang yang selamat.

Bangunan, yang menampung sebuah hotel, apartemen, dan bioskop, ambruk pada Jumat (29/4/2022) sore di kota Changsha, provinsi Hunan. “Sedikitnya 23 orang masih terjebak Sabtu malam, sementara 39 lainnya tidak dapat dihubungi setelah insiden itu,” kata Zheng Jianxin, Wali Kota Changsha kepada wartawan.

Baca: Redam Lonjakan Covid-19, China Tutup Semua Sekolah di Beijing

"Situasi orang hilang sedang dinilai lebih lanjut," kata Jianxin, ketika petugas penyelamat dengan topi oranye mengerumuni tempat kejadian, seperti dikutip dari AFP.

Tidak ada korban yang dilaporkan sejauh ini dan otoritas kota mengatakan lima orang diselamatkan dari bangunan yang runtuh semalam. Para pejabat juga mengkonfirmasi bahwa gedung itu setinggi delapan lantai, mengoreksi laporan sebelumnya bahwa gedung itu setinggi enam lantai.

Media pemerintah menunjukkan petugas Pemadam Kebakaran memotong rawa-rawa logam dan beton, sementara penyelamat berteriak ke menara puing-puing untuk berkomunikasi dengan para penyintas.

Baca: China dan Iran Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Militer

Beberapa orang yang terluka dilarikan dengan brankar melalui gang sempit, sementara anjing pelacak menyisir daerah itu untuk mencari tanda-tanda kehidupan lebih lanjut.

Tidak ada penyebab langsung dari bencana yang diberikan oleh pihak berwenang, meskipun spekulasi beralih ke kemungkinan terlalu banyak pekerjaan di properti itu.

"Penyewa telah membuat perubahan struktural ke tempat itu ke tingkat yang berbeda-beda," kata CCTV, menambahkan bahwa alasan keruntuhan sedang diselidiki.

Baca: China Berencana Kirim Probe Robot ke Sisi Jauh Bulan

Presiden Xi Jinping telah menyerukan pencarian korban "dengan segala cara," lapor media pemerintah. Ditambahkan pula, Jinping telah memerintahkan penyelidikan menyeluruh terhadap penyebab keruntuhan.

Seorang pejabat tinggi Partai Komunis sebelumnya dikirim ke tempat kejadian - indikasi parahnya bencana.

Penasihat Negara Wang Yong - ditunjuk oleh pemerintah pusat - dikirim untuk memimpin sebuah tim untuk "membimbing pekerjaan penyelamatan dan tanggap darurat", sebuah pernyataan resmi mengatakan pada hari Sabtu.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
MNC University Perkuat...
MNC University Perkuat Kolaborasi dengan Sekolah Mitra melalui Pra-Rapat Kerja Tahun Ajaran 2026/2027
10 Fakta Menarik Spanyol...
10 Fakta Menarik Spanyol Pecundangi Arab Saudi di Piala Dunia 2026
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
5 Fakta Iran Mampu Memecah...
5 Fakta Iran Mampu Memecah Aliansi Abadi AS dan Israel, Lebanon Jadi Alat Utamanya
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved