AS: Kami Pantau Tiap Hari, Tak Ada Ancaman Rusia Serang NATO dengan Nuklir
Sabtu, 30 April 2022 - 07:12 WIB
loading...
Amerika Serikat mengeklaim telah memantau kemampuan Rusia setiap hari dan tak ada ancaman Moskow menggunakan senjata nuklir di Ukraina maupun terhadap negara-negara NATO. Foto/REUTERS
A
A
A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) tidak melihat adanya ancaman Rusia menggunakan senjata nuklir atas perangnya di Ukraina maupun terhadap negara-negara NATO.
Washington mengabaikan Moskow yang baru-baru ini meningkatkan retorika perang nuklirnya.
“Kami terus memantau kemampuan nuklir mereka setiap hari sebaik mungkin. Dan kami tidak menilai bahwa ada ancaman penggunaan senjata nuklir dan tidak ada ancaman terhadap wilayah NATO,” kata pejabat pertahanan AS yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dikutip Reuters, Sabtu (30/4/2022).
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu lalu memperingatkan bahwa serangan balasan akan secepat kilat jika negara ketiga campur tangan dalam operasi militer Moskow di Ukraina dan menimbulkan ancaman bagi Rusia.
Dia mengatakan Rusia memiliki senjata yang tidak dimiliki orang lain dan bahwa negaranya akan menggunakannya jika diperlukan. Senjata yang dimaksud Putin itu ditafsirkan media-media Barat sebagai rudal balistik antarbenua RS-28 Sarmat yang bisa membawa 15 hulu ledak nuklir dalam sekali tembak.
Washington mengabaikan Moskow yang baru-baru ini meningkatkan retorika perang nuklirnya.
“Kami terus memantau kemampuan nuklir mereka setiap hari sebaik mungkin. Dan kami tidak menilai bahwa ada ancaman penggunaan senjata nuklir dan tidak ada ancaman terhadap wilayah NATO,” kata pejabat pertahanan AS yang berbicara dalam kondisi anonim, seperti dikutip Reuters, Sabtu (30/4/2022).
Presiden Rusia Vladimir Putin pada Rabu lalu memperingatkan bahwa serangan balasan akan secepat kilat jika negara ketiga campur tangan dalam operasi militer Moskow di Ukraina dan menimbulkan ancaman bagi Rusia.
Dia mengatakan Rusia memiliki senjata yang tidak dimiliki orang lain dan bahwa negaranya akan menggunakannya jika diperlukan. Senjata yang dimaksud Putin itu ditafsirkan media-media Barat sebagai rudal balistik antarbenua RS-28 Sarmat yang bisa membawa 15 hulu ledak nuklir dalam sekali tembak.
Lihat Juga :