Arab Saudi Akan Buka 1.500 Masjid Makkah meski Covid-19 Mengganas
Sabtu, 20 Juni 2020 - 08:50 WIB
loading...
A
A
A
Kementerian Urusan Islam setempat mengatakan pada hari Jumat bahwa sajadah pribadi dan aturan menjaga jarak sosial berlaku di antara jamaah.
Gulf News melaporkan bahwa para relawan telah memasang rambu di lokasi untuk penempatan sajadah yang menunjukkan jarak yang harus dijaga selama salat.
Minggu ini, Arab Saudi menyetujui penggunaan deksametason—steroid dosis rendah yang digunakan untuk mengobati peradangan—pada pasien virus corona baru yang sakit kritis setelah sebuah studi yang menjanjikan atas obat tersebut di Inggris.
Namun, juru bicara Kementerian Kesehatan Dr Mohammed Al-Abd Al-Aly memperingatkan bahwa Covid-19 belum ada obatnya.
"Virus ini masih ada, masih aktif, dan pandemi berlanjut," kata Al-Aly. "Kami kembali normal, tapi hati-hati," katanya lagi. (Baca:
Kasus Covid-19 Arab Saudi Terus Melonjak, Haji Terancam Batal )
Gulf News melaporkan bahwa para relawan telah memasang rambu di lokasi untuk penempatan sajadah yang menunjukkan jarak yang harus dijaga selama salat.
Minggu ini, Arab Saudi menyetujui penggunaan deksametason—steroid dosis rendah yang digunakan untuk mengobati peradangan—pada pasien virus corona baru yang sakit kritis setelah sebuah studi yang menjanjikan atas obat tersebut di Inggris.
Namun, juru bicara Kementerian Kesehatan Dr Mohammed Al-Abd Al-Aly memperingatkan bahwa Covid-19 belum ada obatnya.
"Virus ini masih ada, masih aktif, dan pandemi berlanjut," kata Al-Aly. "Kami kembali normal, tapi hati-hati," katanya lagi. (Baca:
Kasus Covid-19 Arab Saudi Terus Melonjak, Haji Terancam Batal )
Lihat Juga :