Para Pemimpin Dunia Percepat Penemuan Vaksin Covid-19, AS Menyingkir

Sabtu, 25 April 2020 - 03:01 WIB
loading...
Para Pemimpin Dunia...
Presiden Prancis Emmanuel Macron berbicara dengan Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus, dan para pemimpin dunia lainnya dalam konferensi video di Paris, Prancis. Foto/REUTERS
A A A
JENEWA - Para pemimpin dunia berjanji mempercepat pekerjaan untuk tes, menemukan obat dan vaksin Covid-19 serta membagikannya ke penjuru dunia.

Meski demikian, Amerika Serikat (AS) tidak terlibat dalam peluncuran inisiatif Orgasasi Kesehatan Dunia (WHO) itu.

Presiden Prancis Emmanuel Macron, Kanselir Jerman Angela Merkel dan Presiden Afrika Selatan Cyril Ramaphosa turut bergabung dalam konferensi video untuk meluncurkan inisiatif WHO untuk memerangi pandemi corona.

Inisiatif WHO itu bertujuan mempercepat pengembangan obat, tes, dan vaksin yang aman dan efektif untuk mencegah, mendiagnosa dan merawat pasien Covid-19. Selain itu, inisiatif ini juga menjamin akses yang sama untuk perawatan bagi negara yang kaya dan miskin.

“Kita menghadapi ancaman bersama yang hanya bisa kita kalahkan dengan pendekatan bersama,” papar Direktur Jenderal WHO Tedros Adhanom Ghebreyesus saat dia membuka pertemuan virtual itu.

“Pengalaman telah menjelaskan pada kita bahwa saat peralatan ada, tapi tidak semua bisa mengaksesnya. Kita tak boleh membiarkan itu terjadi,” ujar Tedros.

Saat pandemi flu babi H1N1 pada 2009, ada kritik bahwa distribusi vaksin tidak adil karena negara-negara yang lebih kaya bisa membeli lebih banyak.

“Kita harus pastikan bahwa orang yang membutuhkan bisa memperolehnya. Pelajaran dari AIDS harus diambil. Terlalu banyak jutaan orang meninggal sebelum obat anti-retroviral itu dapat diakses secara luas,” papar Tedros.

Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen menyatakan tujuan upaya global itu adalah pada awal Mei akan mengumpulkan dana USD8,10 miliar untuk meningkatkan pekerjaan dalam pencegahan, diagnosa dan perawatan.

Para pemimpin dari Asia, Timur Tengah dan Amerika mengikuti konferensi video itu tapi juru bicara untuk misi AS di Jenewa menyatakan AS tidak akan terlibat.

“Meski ketidakhadiran AS pada pertemuan itu dipertanyakan, tak perlu ada keraguan tentang tekad kami untuk memimpin masalah kesehatan global, termasuk pada krisis Covid sekarang,” kata juru bicara misi AS di Jenewa melalui email.

Presiden AS Donald Trump mengkritik WHO karena dianggap lambat menangani wabah itu dan menjadi China sentris. Trump kemudian menghentikan pendanaan AS untuk WHO.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Zionis Israel Ratapi...
Zionis Israel Ratapi Kesepakatan Damai AS-Iran: Kami Ditinggalkan Sendirian!
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh Tewaskan 8 Awak, Harganya Rp1,5 Triliun
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Pentagon Buka Arsip...
Pentagon Buka Arsip UFO, Ungkap Bola Bercahaya Misterius di Langit AS
Masih Trauma, Iran Belum...
Masih Trauma, Iran Belum Percaya kepada AS meski Segera Teken Perjanjian Damai
Rekomendasi
Kisah Mas Rushh Bangun...
Kisah Mas Rushh Bangun Personal Branding lewat Konten Keluarga
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved