Rusia Hancurkan Wilayah Ukraina Ini dengan 50 Rudal dalam 30 Menit
Kamis, 28 April 2022 - 15:06 WIB
loading...
A
A
A
Juru bicara Layanan Penjaga Perbatasan Negara Ukraina Andriy Demchenko membuat pengumuman pembatasan pada hari Selasa ketika pasukan Rusia mendorong ke wilayah tersebut.
"Pembatasan rezim sementara tambahan diperkenalkan oleh kepala badan penjaga perbatasan negara di wilayah Sumy, dengan mempertimbangkan situasi di wilayah tersebut dan untuk memperkuat kontrol atas kepatuhan terhadap rezim perbatasan," ujar Demchenko.
“Khususnya, setiap pergerakan warga sipil di wilayah sepanjang perbatasan negara selebar 1 kilometer, serta pergerakan orang dan kendaraan serta segala jenis pekerjaan di luar permukiman pada malam hari dilarang,” lanjutnya.
Sehari sebelum Demchenko mengumumkan pembatasan, wilayah Sumy ditembaki empat kali oleh pasukan Rusia. Administrasi Militer Daerah Sumy mencatat total 15 rudal hari itu.
Baca juga: Kanibal, Pria Ukraina Lahap Memakan Daging Tentara Rusia
Saat serangan berlanjut, pejabat Ukraina mengatakan mereka akan terus menerapkan langkah-langkah keamanan bagi warga.
Walikota Okhtyrka di wilayah Sumy, Pavlo Kuzmenko, mengatakan sekitar setengah dari warga di kotanya telah meninggalkan wilayah itu karena serangan Rusia.
"Pembatasan rezim sementara tambahan diperkenalkan oleh kepala badan penjaga perbatasan negara di wilayah Sumy, dengan mempertimbangkan situasi di wilayah tersebut dan untuk memperkuat kontrol atas kepatuhan terhadap rezim perbatasan," ujar Demchenko.
“Khususnya, setiap pergerakan warga sipil di wilayah sepanjang perbatasan negara selebar 1 kilometer, serta pergerakan orang dan kendaraan serta segala jenis pekerjaan di luar permukiman pada malam hari dilarang,” lanjutnya.
Sehari sebelum Demchenko mengumumkan pembatasan, wilayah Sumy ditembaki empat kali oleh pasukan Rusia. Administrasi Militer Daerah Sumy mencatat total 15 rudal hari itu.
Baca juga: Kanibal, Pria Ukraina Lahap Memakan Daging Tentara Rusia
Saat serangan berlanjut, pejabat Ukraina mengatakan mereka akan terus menerapkan langkah-langkah keamanan bagi warga.
Walikota Okhtyrka di wilayah Sumy, Pavlo Kuzmenko, mengatakan sekitar setengah dari warga di kotanya telah meninggalkan wilayah itu karena serangan Rusia.
Lihat Juga :