Bank Dunia Setuju Gelontorkan Rp8,6 Triliun untuk Bantu Sri Lanka

Rabu, 27 April 2022 - 14:19 WIB
loading...
Bank Dunia Setuju Gelontorkan...
Bank Dunia Setuju Gelontorkan Rp8,6 Triliun untuk Bantu Sri Lanka. FOTO/Reuters
A A A
KOLOMBO - Bank Dunia setuju untuk memberi Sri Lanka bantuan keuangan senilai USD600 juta (Rp8,6 Triliun) untuk membantu memenuhi persyaratan pembayaran untuk impor penting. Hal itu diungkapkan Divisi Media presiden Sri Lanka dalam sebuah pernyataan, Selasa (26/4/2022).

"Bank Dunia telah setuju untuk memberikan bantuan keuangan USD600 juta untuk mengatasi krisis ekonomi saat ini," kata pernyataan itu, seperti dikutip dari Reuters. “Bank Dunia akan mengeluarkan USD400 juta dalam waktu dekat," lanjut pernyataan itu.

Baca: Sri Lanka Bangkrut, Gagal Bayar Utang Rp732,2 Triliun, dan Politik Dinasti

Menurut pernyataan itu, Bank Dunia mengatakan akan terus membantu Sri Lanka untuk mengatasi krisis ekonomi saat ini. Krisis keuangan terburuk Sri Lanka sejak kemerdekaan pada tahun 1948 disebabkan oleh penurunan drastis dalam cadangannya yang turun 70 persen selama dua tahun terakhir, mencapai USD1,93 miliar pada akhir Maret.

Hal ini membuat Kolombo berjuang untuk membayar kebutuhan pokok, termasuk bahan bakar, obat-obatan dan makanan. Awal bulan ini, Sri Lanka memulai pembicaraan dengan Dana Moneter Internasional (IMF) untuk bantuan keuangan. Sebelum IMF menyelesaikan program untuk Sri Lanka, negara tersebut membutuhkan USD3-4 miliar dalam pembiayaan jembatan untuk membantu memenuhi pengeluaran penting.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Pakar Militer Ini Sebut...
Pakar Militer Ini Sebut AS Tak Sadari Gelombang Kejut Besar di Asia
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
IATA Peringatkan Krisis...
IATA Peringatkan Krisis Avtur akan Terjang Asia Terlebih Dulu, Baru Eropa dan Amerika Latin
Sri Lanka Diterjang...
Sri Lanka Diterjang Krisis Ekonomi akibat Perang Iran, Indonesia Harus Waspada
Selat Hormuz Kembali...
Selat Hormuz Kembali Dibuka, Kilang-kilang Asia Ogah Ikut Demam Minyak Teluk
Israel Bombardir Lebanon...
Israel Bombardir Lebanon Selatan Tewaskan 16 Orang
PM Belanda Rob Jetten...
PM Belanda Rob Jetten Minta Maaf kepada Tentara Maluku
Rekomendasi
UU Polri Baru Dinilai...
UU Polri Baru Dinilai Perkuat Transformasi Polri dan Dukung Asta Cita
Raisa Duet dengan Sung...
Raisa Duet dengan Sung Si-kyung Bawakan Lagu 'Heaven Knows'
Doa Anak Yatim Diyakini...
Doa Anak Yatim Diyakini Mustajab, Benarkah?
Berita Terkini
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Mundur, Krisis Politik Berlanjut
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved