Trump akan Hentikan Putin Gunakan Kata Nuklir Lagi

Senin, 25 April 2022 - 16:18 WIB
loading...
A A A
Sebelum serangan dimulai, dia mengungkapkan pandangan kepada Presiden Prancis Emmanuel Macron bahwa perang antara Rusia dan NATO akan menjadi perang tanpa pemenang, yang dianggap banyak orang sebagai referensi kekuatan destruktif senjata nuklir.

Trump, bagaimanapun, mengatakan kepada Morgan bahwa dia akan melambai-lambaikan nuklir Amerika sendiri ke Putin.

"Menurut saya, kami memiliki jauh lebih banyak daripada Anda, jauh lebih kuat dari Anda, dan Anda tidak dapat menggunakan kata itu lagi," papar dia.

Sebagian besar sumber menunjukkan bahwa Rusia sebenarnya memiliki jumlah hulu ledak yang lebih banyak daripada AS.

“Anda tidak dapat menggunakan kata nuklir lagi, dan jika Anda melakukannya, kita akan mendapat masalah,” ujar Trump, tanpa menjelaskan lebih lanjut.

Pernyataan sebelumnya oleh Trump bahkan lebih langsung, dengan mantan presiden mengatakan kepada Fox News pada Maret bahwa dia akan mengirim kapal selam bersenjata nuklir “meluncur bolak-balik, naik dan turun pantai (Rusia).”

Namun, pesan Trump tentang konflik saat ini tidak konsisten. Setelah menyatakan akan mengancam Rusia dengan rudal nuklir, dia menyerukan pekan lalu untuk negosiasi mengakhiri konflik di Ukraina, dengan menyatakan, “Tidak masuk akal bahwa Rusia dan Ukraina tidak duduk dan menyelesaikan semacam kesepakatan.”

Dia menambahkan, “Ada solusi, dan itu harus dipikirkan sekarang, bukan nanti, ketika semua orang akan MATI!”
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
FIFA Gencar Berantas...
FIFA Gencar Berantas Ujaran Kebencian di Piala Dunia 2026
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Wapres JD Vance: Israel...
Wapres JD Vance: Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan Politik AS
Rekomendasi
Pesan AHY ke Praja IPDN:...
Pesan AHY ke Praja IPDN: Kesetiaan ASN Adalah kepada Bangsa dan Konstitusi
Bidik Penguatan Basis...
Bidik Penguatan Basis Distrik, Wakil Bupati Yan Kiraklak Resmi Pimpin DPD Partai Perindo Yalimo
Perkenalkan Budaya Aceh,...
Perkenalkan Budaya Aceh, Peserta Audisi Miss Indonesia 2026 Tampil dengan Tari Ratoh Jaroe
Berita Terkini
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Tanpa Bantuan AS, Trump:...
Tanpa Bantuan AS, Trump: Israel Akan Hancur
PM Meloni Kecam Trump...
PM Meloni Kecam Trump soal Minta Foto: Italia Tidak Pernah Mengemis
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Infografis
Akhiri Perang Ukraina,...
Akhiri Perang Ukraina, Trump Akan Akui Crimea Milik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved