Trump akan Hentikan Putin Gunakan Kata Nuklir Lagi
Senin, 25 April 2022 - 16:18 WIB
loading...
A
A
A
Kekhawatiran akan perang nuklir kemungkinan besar telah mempengaruhi tanggapan Barat terhadap konflik Ukraina.
Saat negara-negara NATO dan Uni Eropa telah menargetkan Rusia dengan sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menyalurkan senjata bernilai miliaran dolar ke rezim Zelensky di Kiev, Barat belum secara langsung mengirim pasukan ke dalam konflik, juga tidak ada kekuatan Barat yang memberlakukan zona larangan terbang karena ketakutan akan konflik langsung dengan Rusia.
Presiden AS Joe Biden telah menyatakan situasi seperti itu dapat berubah menjadi "perang dunia ketiga."
Menurut Peninjauan Postur Nuklir terbaru Pentagon, nuklir Amerika dimaksudkan berfungsi sebagai pencegah serangan nuklir terhadap AS dan sekutunya, tetapi penggunaannya juga dapat dipertimbangkan dalam “keadaan ekstrem untuk membela kepentingan vital Amerika Serikat atau sekutu dan mitranya.”
Rusia yang dilaporkan memiliki sekitar 700 hulu ledak nuklir lebih banyak daripada AS, menegaskan mereka dapat menggunakan senjata nuklir jika terjadi serangan nuklir pertama di wilayah atau infrastrukturnya, atau jika keberadaan Rusia terancam oleh nuklir atau senjata konvensional.
Saat negara-negara NATO dan Uni Eropa telah menargetkan Rusia dengan sanksi ekonomi yang belum pernah terjadi sebelumnya dan menyalurkan senjata bernilai miliaran dolar ke rezim Zelensky di Kiev, Barat belum secara langsung mengirim pasukan ke dalam konflik, juga tidak ada kekuatan Barat yang memberlakukan zona larangan terbang karena ketakutan akan konflik langsung dengan Rusia.
Presiden AS Joe Biden telah menyatakan situasi seperti itu dapat berubah menjadi "perang dunia ketiga."
Menurut Peninjauan Postur Nuklir terbaru Pentagon, nuklir Amerika dimaksudkan berfungsi sebagai pencegah serangan nuklir terhadap AS dan sekutunya, tetapi penggunaannya juga dapat dipertimbangkan dalam “keadaan ekstrem untuk membela kepentingan vital Amerika Serikat atau sekutu dan mitranya.”
Rusia yang dilaporkan memiliki sekitar 700 hulu ledak nuklir lebih banyak daripada AS, menegaskan mereka dapat menggunakan senjata nuklir jika terjadi serangan nuklir pertama di wilayah atau infrastrukturnya, atau jika keberadaan Rusia terancam oleh nuklir atau senjata konvensional.
(sya)
Lihat Juga :