Mengenal Phoenix Ghost, Drone Hantu AS untuk Ukraina Lawan Rusia

Sabtu, 23 April 2022 - 11:56 WIB
loading...
A A A
Pengembangan jalur cepat disebut sebagai bagian dari dorongan Pentagon yang lebih besar untuk bekerja dengan usaha kecil untuk mengembangkan dan membeli teknologi baru di luar hierarki akuisisi yang berat yang sering menghambat atau membunuh ide-ide inovatif.

Juru bicara Pentagon John Kirby pada awal pekan ini mengatakan program pesawat tak berawak Phoenix Ghost Angkatan Udara, yang sudah dalam pengembangan selama beberapa waktu sebelum operasi militer khusus yang sedang berlangsung dimulai pada akhir Februari, memenuhi kriteria tepat Ukraina dan memiliki kemampuan serupa dengan drone AeroVironment Switchblade.

Switchblade adalah drone seberat 5,5 lb (sekitar 2,5 kg) yang dapat berkeliaran di suatu area selama 30 hingga 40 menit sebelum menabrak targetnya dan meledakkan hulu ledak kecil. AS mulai menyebarkannya ke Ukraina pada bulan April.

Menurut seorang pejabat senior Pentagon pada konferensi pers Kamis ini, drone Phoenix Ghost dibuat sebagai tanggapan terhadap spesifikasi Ukraina dan akan membutuhkan pelatihan minimal.

“Apa yang dapat saya katakan tentang [drone] Phoenix Ghost adalah ini dikembangkan dengan cepat oleh Angkatan Udara [AS] sebagai tanggapan khusus terhadap persyaratan Ukraina,” kata pejabat itu.

“Ini akan membutuhkan beberapa pelatihan minimal untuk operator UAS [sistem pesawat tak berawak] yang berpengetahuan luas untuk dapat menggunakannya, dan kami akan bekerja melalui persyaratan pelatihan tersebut secara langsung dengan Angkatan Bersenjata Ukraina.”
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Iran Ungkap Radar AS...
Iran Ungkap Radar AS Mengalami Malam Gelap akibat Serangan Rudal
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Keluarga Peter Crouch...
Keluarga Peter Crouch Cerita Susahnya Masuk AS saat Piala Dunia 2026
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Rayakan Hari Yahudi,...
Rayakan Hari Yahudi, Ribuan Pemukim Ilegal Israel Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
Hadiri Harlah ke-28...
Hadiri Harlah ke-28 PKB, Partai Perindo Ajak Kolaborasi Bangun Ekonomi Kerakyatan
Gelar Operasi Sumbing...
Gelar Operasi Sumbing Gratis, MNC Peduli dan Smiletrain Indonesia Gandeng RS Azra Bogor
Berita Terkini
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved