Rusia Sukses Uji Rudal Nuklir Setan II, Begini Reaksi AS

Kamis, 21 April 2022 - 07:02 WIB
loading...
Rusia Sukses Uji Rudal...
Rusia sukses menguji coba rudal balistik antarbenua RS-28 Sarmat atau Setan II di tengah perangnya di Ukraina. AS mengaku tak terkejut dan menganggapnya bukan ancaman. Foto/Kementerian Pertahanan Rusia
A A A
MOSKOW - Rusia sukses menguji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) RS-28 Sarmat atau Setan II yang mampu membawa hulu ledak nuklir. Amerika Serikat (AS) mengaku tidak terkejut.

Bahkan, Departemen Pertahanan AS atau Pentagon mengatakan uji coba senjata berbahaya di tengah perang Rusia di Ukraina bukan ancaman bagi Amerika.

“Rusia dengan benar memberi tahu AS di bawah kewajiban perjanjian New START bahwa mereka berencana untuk menguji ICBM ini,” kata juru bicara Pentagon John Kirby kepada wartawan pada Rabu sore.

"Uji coba itu rutin, dan Departemen Pertahanan AS menganggapnya bukan ancaman," ujarnya, seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (21/4/2022).

Baca juga: Perang Masih Berkecamuk di Ukraina, Rusia Uji Rudal Balistik Sarmat

ICBM RS-28 Sarmat terbaru diluncurkan dari kosmodrom militer Plesetsk pada Rabu pagi, di mana Presiden Rusia Vladimir Putin menyebutnya sebagai “peristiwa yang sangat penting” bagi negaranya.

“Senjata yang benar-benar unik ini akan memperkuat potensi angkatan bersenjata kita, memastikan keamanan Rusia dari ancaman eksternal dan memberikan jeda kepada mereka yang mencoba mengancam kita dalam panasnya retorika agresif yang hiruk pikuk,” kata Putin.

"Rudal baru ini mampu menembus semua pertahanan modern, dan tidak akan memiliki analog di mana pun di dunia untuk waktu yang lama," imbuh presiden Rusia.

Baca juga: Mampu Tembus Semua Sistem Pertahanan, Putin Sebut Rudal Sarmat Senjata Unik

Rudal diluncurkan dari Plesetsk dan terbang melintasi seluruh Rusia, sebelum mendarat di area target yang ditentukan di semenanjung Kamchatka di timur jauh.

Sarmat diharapkan menyelesaikan uji coba pada akhir tahun ini, di mana ia akan secara resmi memasuki layanan militer dengan pasukan rudal strategis Rusia.

ICBM RS-28 Sarmat akan menggantikan ICBM berbasis silo R-36 Voevoda atau dikenal sebagai Setan I.

Sarmat dapat membawa lebih banyak senjata dan dapat dilengkapi dengan hulu ledak peluncur hipersonik baru. Demikian disampaikan Kementerian Pertahanan Rusia dalam sebuah pernyataan ketika peluncuran tersebut.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Mengkritik Israel Bukan Berarti Anti-Semit
Rekomendasi
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang,...
PDIP Tegaskan Jadi Penyeimbang, Golkar: Entah Apa yang Diseimbangkan, Nanti Rakyat yang Menilai
Grab For Business Luncurkan...
Grab For Business Luncurkan Corporate Dine Out, Jamuan Makan Kantor Bebas Reimburse
Masalah Hukum Penggunaan...
Masalah Hukum Penggunaan Artificial Intelligence
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Infografis
Spesifikasi Sistem Rudal...
Spesifikasi Sistem Rudal Patriot yang Dikirim AS ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved