Mampu Tembus Semua Sistem Pertahanan, Putin Sebut Rudal Sarmat Senjata Unik

Kamis, 21 April 2022 - 01:16 WIB
loading...
Mampu Tembus Semua Sistem...
Rusia melakukan uji coba rudal balistik antarbenua (ICBM) Sarmat pada Rabu (21/4/2022). Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Militer Rusia melaporkan telah berhasil melakukan uji coba rudal balistik antarbenua RS-28 Sarmat dari kosmodrom Plesetsk di utara negara itu, Rabu (20/4/2022). Peluncuran uji coba ini adalah yang pertama dari serangkaian uji coba yang diperlukan untuk mengadopsi senjata baru oleh pasukan strategis Rusia.

Rudal itu terbang melintasi seluruh negeri, mendarat di lokasi uji coba di Timur Jauh Rusia.

“Hulu ledak inert mendarat di area yang ditentukan di tempat pelatihan Kura di Semenanjung Kamchatka,” kata militer Rusia.



Rudal strategis berbasis silo baru akan menggantikan rudal balistik antarbenua (ICBM) Voevoda R-36M/R-36M2. Dibandingkan dengan pendahulunya, Sarmat dapat membawa lebih banyak senjata, serta dilengkapi dengan jenis hulu ledak baru, termasuk unit peluncur hipersonik, catat militer Rusia.

Uji coba itu disaksikan langsung oleh Presiden Rusia Vladimir Putin melalui tautan video. Ia menyebut peluncuran itu sebagai peristiwa yang sangat penting bagi Rusia, memberi selamat kepada militer atas keberhasilan peluncuran uji coba.

“Sistem baru ini memiliki karakteristik taktis dan teknis terbaik dan mampu menembus semua pertahanan anti-rudal modern. Tidak ada analog di dunia dan tidak akan ada untuk waktu yang lama," kata Putin.

Baca juga: Perang Masih Berkecamuk di Ukraina, Rusia Uji Coba Rudal Balistik Sarmat

"Senjata yang benar-benar unik ini akan memperkuat potensi angkatan bersenjata kita, menjamin keamanan Rusia dari ancaman eksternal dan membuat berpikir, mereka yang mencoba mengancam kita dalam panasnya retorika agresif yang hiruk pikuk," imbuhnya seperti dikutip dari Russia Today, Kamis (20/4/2022)

Rekaman peluncuran yang dirilis oleh militer Rusia menunjukkan rudal meninggalkan silo. Rudal Sarmat mengeluarkan penutup mesin pelindung, mengoreksi dirinya sendiri di udara, lalu meledak ke langit.

Uji coba negara dari rudal baru diharapkan akan selesai akhir tahun ini. Setelah itu, Sarmat secara resmi akan memasuki gudang militer Rusia dan amunisi pertama akan dipasok ke pasukan rudal strategis negara.

Baca juga: Inilah Prediksi Kapan Putin Akan Gunakan Bom Nuklir
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Kemlu Pastikan 3 WNI...
Kemlu Pastikan 3 WNI di Venezuela Aman Pascagempa Dahsyat M7,1
Gempa Venezuela: Korban...
Gempa Venezuela: Korban Tewas Melonjak Jadi 164 Orang, Hampir 1.000 Lainnya Luka
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Demokrasi Belum Utuh...
Demokrasi Belum Utuh Jika Perempuan Masih Minim Keterwakilan
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
Spesifikasi Rudal Fattah...
Spesifikasi Rudal Fattah Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved