Bentrok dengan China, India Kebut Pembelian 33 Jet Tempur Rusia

Jum'at, 19 Juni 2020 - 13:52 WIB
loading...
Bentrok dengan China,...
Pesawat-pesawat jet tempur Su-30 India beraksi dalam parade militer di New Delhi. Foto/REUTERS/Adnan Abidi/File photo
A A A
NEW DELHI - Angkatan Udara India (IAF) sedang mempercepat proses pembelian 33 unit jet tempur Rusia di tengah perseteruan dengan China di Ladakh timur. Puluhan pesawat tempur yang hendak dibeli itu termasuk 21 unit MiG-29 dan 12 unit Su-30 MKI.

IAF sudah menyodorkan proposal pembelian kepada pemerintah Perdana Menteri Narendra Modi.

"Angkatan Udara telah mengerjakan rencana ini untuk beberapa waktu tetapi mereka sekarang telah mempercepat prosesnya dan proposal yang diperkirakan bernilai lebih dari Rs6.000 crore akan ditempatkan di depan Kementerian Pertahanan untuk mendapatkan persetujuan akhir minggu depan di pertemuan tingkat tertinggi," kata sumber pemerintah Modi kepada Asian News International (ANI), Jumat (19/6/2020).

IAF membutuhkan 12 unit jet tempur Su-30 MKI untuk mengganti sejumlah jumlah pesawat yang hilang dalam berbagai kecelakaan. (Baca: 43 Tentara China Tewas dan Terluka Saat Bentrok dengan India )

India sejatinya telah memesan 272 jet tempur Su-30 selama 10 hingga 15 tahun dalam batch yang berbeda. Para perwira senior IAF merasa bahwa jumlah pesawat yang diperoleh sejauh ini akan cukup untuk memenuhi kebutuhan pesawat berbobot berat.

IAF telah melakukan studi untuk memeriksa apakah badan pesawat MiG-29 yang ditawarkan Rusia cukup baik untuk beroperasi dalam waktu yang lama dan semua ditemukan dalam kondisi yang baru.

MiG-29 diterbangkan oleh IAF dan pilot sudah mengenalnya, tetapi yang ditawarkan oleh Rusia berbeda dari yang ada di inventaris India.

IAF memiliki tiga skuadron MiG-29 yang telah mengalami upgrade untuk usia yang lebih lama dan dianggap dapat diandalkan dalam peran pertahanan udara. (Baca: China Bebaskan 10 Tentara India setelah Ditawan Tiga Hari )

Seperti diberitakan sebelumnya, pasukan India dan China pada Senin lalu terlibat bentrok mematikan di area perbatasan yang disengketakan kedua pihak di Ladakh timur. Puluhan tentara dari kedua pihak tewas.

New Delhi menuduh militer Beijing melakukan pembangunan di sepanjang Garis Kontrol Aktual di Ladakh Timur. Sedang Beijing menuduh balik pasukan India telah menerobos batas dan menolak kompromi atas wilayah yang mereka anggap bagian dari kedaulatan China. (Simak juga: Polri Pastikan Tak Proses Hukum Pengunggah Lelucon Gus Dur )
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
10 Mata-mata Perang...
10 Mata-mata Perang Dingin yang Tak Pernah Takut Mati
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
Tegang dengan NATO,...
Tegang dengan NATO, Pesawat Pengebom Nuklir Rusia Berkeliaran di Arktik
China Tuduh Militer...
China Tuduh Militer Jepang Mengganggu Latihan Tempur Kapal Induk Liaoning
Viral, Robot China Ini...
Viral, Robot China Ini Mengemis di Jalan untuk Bayar Listrik
Hongaria Bersihkan Jaringan...
Hongaria Bersihkan Jaringan Viktor Orban, Ini 3 Alasan Rusia Akan Kehilangan Aliansi Utama
Teken Kerja Sama Hukum,...
Teken Kerja Sama Hukum, Indonesia dan Rusia Perkuat Mutual Legal Assistance
Negosiator Iran dan...
Negosiator Iran dan AS Bertemu di Jenewa untuk Babak Baru Pembicaraan Demi Akhiri Perang
Trump Murka Harga BBM...
Trump Murka Harga BBM di AS Belum Turun Signifikan, Perintahkan Penyelidikan
Rekomendasi
Hadis-Hadis tentang...
Hadis-Hadis tentang Hari Asyura, dari Amalan hingga Keutamaannya
Tips MotionTrade: Waspada...
Tips MotionTrade: Waspada Janji Keuntungan Tinggi Tanpa Risiko, Intip Ciri Umum Investasi Ilegal
Ini Daftar Hakim yang...
Ini Daftar Hakim yang Bakal Mengadili Dokter Tifa dan Roy Suryo
Berita Terkini
10 Tahun Brexit, Mayoritas...
10 Tahun Brexit, Mayoritas Rakyat Inggris Menyesal!
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Tiru Strategi Iran,...
Tiru Strategi Iran, Ukraina Tembakkan 323 Drone ke Wilayah Rusia pada Malam Hari
Pilot F-15 AS: Serangan...
Pilot F-15 AS: Serangan Drone Iran Membentuk Formasi Ubur-ubur
Menlu AS Jual Kesepakatan...
Menlu AS Jual Kesepakatan Damai dengan Iran ke Negara-negara Arab
Infografis
5 Negara Produsen Jet...
5 Negara Produsen Jet Tempur Terbesar di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved