Pakistan Tawarkan Solusi pada India untuk Akhiri Konflik di Kashmir

Rabu, 20 April 2022 - 11:15 WIB
loading...
Pakistan Tawarkan Solusi...
Pasukan India berjaga di wilayah Kashmir yang mereka kontrol. Foto/REUTERS
A A A
ISLAMABAD - Perdana Menteri (PM) Pakistan Shehbaz Sharif meminta PM India Narendra Modi untuk akhirnya menyelesaikan perselisihan lama atas wilayah Jammu dan Kashmir, serta masalah lain yang mengganggu hubungan bilateral.

“Kami percaya bahwa hubungan damai dan kooperatif antara Pakistan dan India sangat penting untuk kemajuan dan peningkatan sosial ekonomi rakyat kami dan untuk kawasan ini,” ujar Sharif menunjukkan dalam satu pesan, yang dilihat pada Minggu (17/4/2022) oleh surat kabar Pakistan, Dawn.

“Untuk membawa hubungan ke tingkat seperti itu, keterlibatan yang berarti dan penyelesaian damai dari semua perselisihan yang beredar, termasuk masalah inti Jammu dan Kashmir diperlukan,” ungkap dia.

Baca juga: Rusia Tawarkan Militan di Azovstal Menyerah dengan Damai

Sharif bersikeras, “Pakistan berkomitmen memelihara perdamaian regional, kontribusi Islamabad untuk memerangi terorisme telah terkenal dan diakui secara global.”

Baca juga: AS Menahan 5.071 Warga Ukraina di Perbatasan, Ini Alasannya
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
PM Kanada Akui G7 Tidak...
PM Kanada Akui G7 Tidak Lagi Kendalikan Dunia
Permainan Lincah Pakistan...
Permainan Lincah Pakistan dalam Mendamaikan AS dan Iran, Ini 4 Rahasianya
Dari Infrastruktur ke...
Dari Infrastruktur ke AI, China Terus Perkuat Pengaruh di Pakistan
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Viral, Ribuan Warga...
Viral, Ribuan Warga Malaysia Antre 2 Km di Bawah Terik Matahari untuk Melamar Kerja
Rekomendasi
Daya Tarik Menarik Thailand:...
Daya Tarik Menarik Thailand: Eksplorasi Kota Bangkok dan Keindahan Pesisir Pattaya
Kamboja Targetkan Kerja...
Kamboja Targetkan Kerja Sama Pendidikan Tinggi dengan Indonesia, Fokus Double Degree
Ibu Hamil dan Balita...
Ibu Hamil dan Balita juga Tidak Terima MBG saat Libur Sekolah
Berita Terkini
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
Pemimpin Hizbullah:...
Pemimpin Hizbullah: Perlawanan Gagalkan Proyek Israel Raya, Perlucutan Senjata Tak akan Disetujui
AS Siap Mulai Lagi Perang...
AS Siap Mulai Lagi Perang dan Terapkan Kembali Blokade Jika Iran Tidak Patuh
Trump Bela Kesepakatan...
Trump Bela Kesepakatan Iran: Orang-orang Dungu Itu Iri, Orang Jahat, atau Bodoh
Ketua Parlemen Tegaskan...
Ketua Parlemen Tegaskan Iran akan Pungut Biaya dari Kapal untuk Layanan di Selat Hormuz
AS Ternyata Gunakan...
AS Ternyata Gunakan AI Grok Elon Musk untuk Tembakkan 2.000 Rudal ke Iran
Infografis
Rentetan Kasus Korupsi...
Rentetan Kasus Korupsi di Jateng: Tiga Bupati Terjaring KPK pada Awal 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved