Kim Jong-un Berseri-seri Saksikan Uji Coba Senjata Baru Korut
Minggu, 17 April 2022 - 17:23 WIB
loading...
A
A
A
Ahli lain mengatakan rudal itu bisa menjadi rudal baru yang menggabungkan karakteristik teknis KN-23 dan rudal balistik jarak pendek lain yang disebut KN-24.
Kepala Staf Gabungan Korsel dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu mengatakan bahwa mereka telah mendeteksi dua peluncuran proyektil dari kota pantai timur Hamhung pada Sabtu pagi.
Baca juga: Jong-un Dilaporkan Hadiri Uji Coba Senjata Taktis Jenis Baru Korut
Dikatakan proyektil terbang sekitar 110 kilometer pada puncak 25 kilometer dan pada kecepatan maksimum 4 Mach. Pernyataan itu mengatakan otoritas intelijen Korsel dan AS sedang menganalisis rincian tambahan dari peluncuran. Kantor kepresidenan Korsel mengatakan para pejabat telah bertemu dua kali akhir pekan ini untuk membahas kegiatan militer Korut.
Laporan ini muncul sehari sebelum Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) memulai latihan militer tahunan yang dipandang olehg Pyongyang sebagai latihan invasi.
Militer Korsel mengatakan bahwa latihan militer musim semi selama sembilan hari dengan AS akan dimulai pada Senin. Dikatakan dua negara sekutu itu memutuskan untuk mengadakan latihan pos komando simulasi komputer yang tidak melibatkan pelatihan lapangan setelah meninjau faktor-faktor seperti pandemi COVID-19 dan kesiapan pertahanan gabungan.
Kepala Staf Gabungan Korsel dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu mengatakan bahwa mereka telah mendeteksi dua peluncuran proyektil dari kota pantai timur Hamhung pada Sabtu pagi.
Baca juga: Jong-un Dilaporkan Hadiri Uji Coba Senjata Taktis Jenis Baru Korut
Dikatakan proyektil terbang sekitar 110 kilometer pada puncak 25 kilometer dan pada kecepatan maksimum 4 Mach. Pernyataan itu mengatakan otoritas intelijen Korsel dan AS sedang menganalisis rincian tambahan dari peluncuran. Kantor kepresidenan Korsel mengatakan para pejabat telah bertemu dua kali akhir pekan ini untuk membahas kegiatan militer Korut.
Laporan ini muncul sehari sebelum Amerika Serikat (AS) dan Korea Selatan (Korsel) memulai latihan militer tahunan yang dipandang olehg Pyongyang sebagai latihan invasi.
Militer Korsel mengatakan bahwa latihan militer musim semi selama sembilan hari dengan AS akan dimulai pada Senin. Dikatakan dua negara sekutu itu memutuskan untuk mengadakan latihan pos komando simulasi komputer yang tidak melibatkan pelatihan lapangan setelah meninjau faktor-faktor seperti pandemi COVID-19 dan kesiapan pertahanan gabungan.
Lihat Juga :