Diperingatkan Rusia Berhenti Persenjatai Ukraina, Ini Jawaban AS
Sabtu, 16 April 2022 - 17:13 WIB
loading...
A
A
A
AS telah mengirim senjata dan bantuan militer lainnya senilai lebih dari USD2,5 miliar ke Ukraina sejak Rusia melancarkan serangannya pada 24 Februari. Awalnya mengirim ribuan rudal anti-tank dan amunisi ke Kiev, pemerintahan Biden baru-baru ini melanjutkan dengan mengirim senjata yang lebih berat kepada pemerintah Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Paket senjata terbaru, yang disetujui oleh Presiden Joe Biden pada hari Rabu, termasuk helikopter, artileri berat, dan drone kamikaze otonom.
Menurut laporan CNNsecara terpisah pada hari Jumat, penerbangan pertama dari senjata-senjata ini akan mencapai Eropa Timur pada hari berikutnya.
Rusia dilaporkan mengirim kabel diplomatik ke AS pada hari Selasa, menuduh AS dan sekutu NATO-nya melanggar “prinsip-prinsip ketat” yang mengatur transfer senjata ke zona konflik dan tidak menyadari “ancaman senjata presisi tinggi yang jatuh ke tangan
nasionalis radikal, ekstremis, dan pasukan bandit di Ukraina.”
Kebijakan Kiev untuk mempersenjatai warga sipil dan kelompok paramiliter untuk mengusir pasukan Rusia telah menyebabkan beberapa konsekuensi yang tidak terduga, di mana laporan perang geng, penjarahan, dan pembunuhan di luar hukum muncul dari Ukraina sejakpecahnya perang.
Surat Moskow juga menuduh NATO menekan Ukraina untuk meninggalkan negosiasi dengan Rusia untuk melanjutkan pertumpahan darah. Surat itu lebih lanjut mengecam Washington karena mendorong negara-negara dengan senjata era Soviet untuk mengirimkannya ke Ukraina.
Paket senjata terbaru, yang disetujui oleh Presiden Joe Biden pada hari Rabu, termasuk helikopter, artileri berat, dan drone kamikaze otonom.
Menurut laporan CNNsecara terpisah pada hari Jumat, penerbangan pertama dari senjata-senjata ini akan mencapai Eropa Timur pada hari berikutnya.
Rusia dilaporkan mengirim kabel diplomatik ke AS pada hari Selasa, menuduh AS dan sekutu NATO-nya melanggar “prinsip-prinsip ketat” yang mengatur transfer senjata ke zona konflik dan tidak menyadari “ancaman senjata presisi tinggi yang jatuh ke tangan
nasionalis radikal, ekstremis, dan pasukan bandit di Ukraina.”
Kebijakan Kiev untuk mempersenjatai warga sipil dan kelompok paramiliter untuk mengusir pasukan Rusia telah menyebabkan beberapa konsekuensi yang tidak terduga, di mana laporan perang geng, penjarahan, dan pembunuhan di luar hukum muncul dari Ukraina sejakpecahnya perang.
Surat Moskow juga menuduh NATO menekan Ukraina untuk meninggalkan negosiasi dengan Rusia untuk melanjutkan pertumpahan darah. Surat itu lebih lanjut mengecam Washington karena mendorong negara-negara dengan senjata era Soviet untuk mengirimkannya ke Ukraina.
Lihat Juga :