Usir Rusia, Zelensky Minta Senjata-senjata Khusus Ini dari AS dan Sekutu NATO
Kamis, 14 April 2022 - 10:12 WIB
loading...
Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merilis daftar senjata khusus yang diminta dari AS dan sekutu NATO untuk mengusir pasukan Rusia. Foto/REUTERS/Umit Bektas
A
A
A
KIEV - Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky merilis jenis senjata khusus yang dia minta dari Amerika Serikat (AS) dan sekutu NATO. Menurutnya, persenjataan khusus itu dibutuhkan Kiev untuk mengusir pasukan Rusia .
"Ukraina membutuhkan pasokan senjata. Kami membutuhkan artileri berat, kendaraan lapis baja, sistem pertahanan udara dan pesawat tempur," kata Zelensky dalam videonya hari Rabu.
"Apa saja untuk mengusir pasukan Rusia dan menghentikan kejahatan perang mereka," lanjut dia."
Secara khusus, dia meminta artileri 155 milimeter; peluru artileri 152 milimeter; beberapa sistem peluncuran roket, termasuk "Grad", "Smerch", "Tornada" atau M142 HIMARS; pengangkut personel lapis baja; kendaraan tempur infanteri; T-72 atau tank serupa dari AS atau Jerman; S-300, BUK atau sistem pertahanan udara setara Barat; dan pesawat militer.
Baca juga: Dirudal Ukraina, Kapal Perang Terkenal Rusia Meledak Dahsyat
Senjata-senjata itu akan digunakan untuk melindungi kota-kota Ukraina dan jutaan orang Eropa.
"Ukraina membutuhkan pasokan senjata. Kami membutuhkan artileri berat, kendaraan lapis baja, sistem pertahanan udara dan pesawat tempur," kata Zelensky dalam videonya hari Rabu.
"Apa saja untuk mengusir pasukan Rusia dan menghentikan kejahatan perang mereka," lanjut dia."
Secara khusus, dia meminta artileri 155 milimeter; peluru artileri 152 milimeter; beberapa sistem peluncuran roket, termasuk "Grad", "Smerch", "Tornada" atau M142 HIMARS; pengangkut personel lapis baja; kendaraan tempur infanteri; T-72 atau tank serupa dari AS atau Jerman; S-300, BUK atau sistem pertahanan udara setara Barat; dan pesawat militer.
Baca juga: Dirudal Ukraina, Kapal Perang Terkenal Rusia Meledak Dahsyat
Senjata-senjata itu akan digunakan untuk melindungi kota-kota Ukraina dan jutaan orang Eropa.
Lihat Juga :