Tuding Rusia Lakukan Kejahatan Perang, Korut Sebut Biden Pikun
Minggu, 10 April 2022 - 11:24 WIB
loading...
A
A
A
Presiden Biden menyebut Presiden Rusia Vladimir Putin sebagai penjahat perang yang tidak bisa terus berkuasa bahkan sebelum insiden di Bucha.
Baca juga: Biden Sebut Putin Penjahat Perang, Korut Ungkit Kejahatan AS di Irak dan Afghanistan
"Menyebut kepala negara berdaulat sebagai 'penjahat perang' dan 'diktator pembunuh' tanpa alasan yang dapat dibenarkan dan dikonfirmasi adalah penghinaan terhadap negara lain dan jelas pelanggaran kedaulatan," lanjut artikel itu.
"Pernyataan sembrono seperti itu hanya dapat dibuat oleh keturunan Yankee, ahli dalam agresi dan pemuliaan plot," sambung artikel itu.
“Mungkin masalah itu karena dia membaca naskah yang sudah disiapkan para pembantunya sebelumnya,” sambungnya.
“Jika tidak, kesimpulannya bisa jadi ada masalah dalam kemampuan intelektualnya dan bahwa ucapannya yang sembrono itu hanya menunjukkan kecerobohan seorang lelaki tua dalam kepikunannya,” bunyi artikel itu.
Baca juga: Korut Uji Coba Rudal, China Wanti-wanti PBB Tidak Jatuhkan Sanksi
Baca juga: Biden Sebut Putin Penjahat Perang, Korut Ungkit Kejahatan AS di Irak dan Afghanistan
"Menyebut kepala negara berdaulat sebagai 'penjahat perang' dan 'diktator pembunuh' tanpa alasan yang dapat dibenarkan dan dikonfirmasi adalah penghinaan terhadap negara lain dan jelas pelanggaran kedaulatan," lanjut artikel itu.
"Pernyataan sembrono seperti itu hanya dapat dibuat oleh keturunan Yankee, ahli dalam agresi dan pemuliaan plot," sambung artikel itu.
“Mungkin masalah itu karena dia membaca naskah yang sudah disiapkan para pembantunya sebelumnya,” sambungnya.
“Jika tidak, kesimpulannya bisa jadi ada masalah dalam kemampuan intelektualnya dan bahwa ucapannya yang sembrono itu hanya menunjukkan kecerobohan seorang lelaki tua dalam kepikunannya,” bunyi artikel itu.
Baca juga: Korut Uji Coba Rudal, China Wanti-wanti PBB Tidak Jatuhkan Sanksi
Lihat Juga :