Biden Sebut Putin Penjahat Perang, Korut Ungkit Kejahatan AS di Irak dan Afghanistan
Minggu, 10 April 2022 - 03:19 WIB
loading...
A
A
A
Sebelum insiden Bucha, Biden terang-terangan menyebut Putin sebagai penjahat perang yang tak bisa terus berkuasa.
"Menyebut kepala negara berdaulat sebagai penjahat perang dan diktator pembunuh tanpa alasan yang dapat dibenarkan dan dikonfirmasi...adalah penghinaan terhadap negara lain dan jelas pelanggaran kedaulatan," tulis KCNA.
"Pernyataan sembrono seperti itu hanya dapat dibuat oleh keturunan Yankee, ahli dalam agresi dan pemuliaan plot."
“Mungkin masalah itu karena dia [Biden] membaca naskah yang sudah disiapkan para pembantunya sebelumnya,” sambung KCNA. “Jika tidak, kesimpulannya bisa jadi ada masalah dalam kemampuan intelektualnya dan bahwa ucapannya yang sembrono itu hanya menunjukkan kecerobohan seorang lelaki tua dalam kepikunannya.”
"Menyebut kepala negara berdaulat sebagai penjahat perang dan diktator pembunuh tanpa alasan yang dapat dibenarkan dan dikonfirmasi...adalah penghinaan terhadap negara lain dan jelas pelanggaran kedaulatan," tulis KCNA.
"Pernyataan sembrono seperti itu hanya dapat dibuat oleh keturunan Yankee, ahli dalam agresi dan pemuliaan plot."
“Mungkin masalah itu karena dia [Biden] membaca naskah yang sudah disiapkan para pembantunya sebelumnya,” sambung KCNA. “Jika tidak, kesimpulannya bisa jadi ada masalah dalam kemampuan intelektualnya dan bahwa ucapannya yang sembrono itu hanya menunjukkan kecerobohan seorang lelaki tua dalam kepikunannya.”
(min)
Lihat Juga :