Warga Israel Dihukum Mati di Uni Emirat Arab, Begini Respons Zionis

Kamis, 07 April 2022 - 15:08 WIB
loading...
Warga Israel Dihukum...
Fidaa Kiwan, wanita Israel yang dijatuhi hukuman mati di Uni Emirat Arab atas tuduhan menjadi gembong narkoba. Foto/Middle East Eye
A A A
TEL AVIV - Pengadilan di Uni Emirat Arab (UEA) telah menjatuhkan hukuman mati terhadap seorang wanita Israel atas tuduhan menjadi gembong narkoba.

Pemerintah Israel cepat bereaksi, di mana Kementerian Luar Negeri-nya berjanji untuk bekerja dengan mitra Teluk-nya untuk membebaskan wanita tersebut.

Wanita Israel, Fidaa Kiwan, ditangkap di Dubai tahun lalu karena memiliki 50 gram (0,11 pon) kokain dan 500 gram (1,1 pon) mariyuana.

Baca juga: Terungkap, Israel Ingin Tolong Assad dengan Imbalan Usir Iran dari Suriah

Pengacara terdakwa, Tami Ullmann, pada hari Rabu membenarkan bahwa kliennya telah dijatuhi hukuman mati oleh pengadilan.

"Negara Israel tidak bisa hidup dengan salah satu warganya mendapatkan hukuman mati—terlebih lagi untuk pelanggaran yang skalanya, di Negara Israel, akan memerlukan beberapa tahun (penjara)," kata Eyal Siso , seorang pejabat Kementerian Luar Negeri Israel yang bertanggung jawab atas kesejahteraan warga di luar negeri, kepada radio Kan.

Israel dan Uni Emirat Arab telah menormalkan hubungan dalam kesepakatan yang ditengahi Amerika Serikat (AS) pada 2020.

Sementara sejumlah kejahatan dapat dikenakan hukuman mati di UEA, hukuman seperti itu jarang diterapkan. Dua eksekusi terakhir yang dilaporkan secara publik terjadi pada tahun 2015 untuk kasus terorisme dan pembunuhan, dan pada tahun 2017 untuk pemerkosaan dan pembunuhan seorang anak.

Kementerian Luar Negeri UEA tidak menanggapi permintaan komentar atas kasus warga Israel tersebut.

Ullmann mengatakan dia bekerja dengan seorang pengacara yang berbasis di UEA untuk mengajukan banding dalam kasus Kiwan, dengan tujuan mengurangi hukumannya. Dia juga meminta bantuan Kementerian Luar Negeri Israel.

Pada tahun 2020, Israel mengamankan pembebasan salah satu warganya yang dijatuhi hukuman penjara di Rusia karena pelanggaran narkoba, setelah kampanye lobi tingkat tinggi.

"Ini Ramadhan. Kami ingin Fidaa di rumah," kata seorang teman masa kecil Fidaa Kiwan kepada Reuters, Kamis (7/4/2022). "Yang kami inginkan hanyalah pengampunan, kami ingin dia hidup."
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Analis Israel: Kesepakatan...
Analis Israel: Kesepakatan AS-Iran Adalah Kemenangan Besar bagi Teheran
Trump Marahi Netanyahu:...
Trump Marahi Netanyahu: 'Mengapa Harus Lakukan Serangan Sialan Itu?'
Eks PM Israel Serukan...
Eks PM Israel Serukan Netanyahu Digulingkan dengan Tongkat dan Batu
Siaga di Selat Hormuz,...
Siaga di Selat Hormuz, AS Gunakan Perahu Canggih Tanpa Awak
Trump Sebut Kesepakatan...
Trump Sebut Kesepakatan Damai dengan Iran Akan Ditandatangani pada Minggu, Ini Respons Teheran
Trump Ancam Serang Iran...
Trump Ancam Serang Iran Lagi jika Tolak Kesepakatan Nuklir
Rekomendasi
KPU Kaji Penerapan E-Voting...
KPU Kaji Penerapan E-Voting untuk Pemilu di Luar Negeri, Ini Alasannya
5 Fakta Menarik Timnas...
5 Fakta Menarik Timnas Belgia Ditahan Imbang Mesir di Piala Dunia 2026
Piala Dunia 2026, Spanyol...
Piala Dunia 2026, Spanyol Ditahan Imbang Tim Gurem Cape Verde di Babak Pertama
Berita Terkini
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Infografis
Iran-Israel Perang,...
Iran-Israel Perang, Ini Peta Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved