Heboh, Intelijen AS Bohong untuk Fitnah Rusia dalam Perang Ukraina

Kamis, 07 April 2022 - 14:19 WIB
loading...
A A A
Laporan-laporan media itu mengutip pejabat Pentagon, Departemen Luar Negeri dan sumber intelijen yang tidak disebutkan namanya. Tidak ada yang memberikan bukti untuk mendukung klaim mereka.

Ketika didesak, juru bicara Departemen Luar Negeri Ned Price mengatakan bahwa mereka yang meragukan klaim tersebut menemukan “ketenangan dalam informasi yang dikeluarkan oleh Rusia.”

Sekarang laporan NBC News mengungkapkan bahwa pernyataan-pernyataan itu memang dibuat oleh mata-mata AS.

“Tidak harus intelijen yang solid,” kata seorang pejabat AS. “Lebih penting untuk mendahului [Rusia], khususnya Putin, sebelum mereka melakukan sesuatu.”

Sementara para pejabat yang dikutip dalam laporan NBC News mengaku setidaknya melebih-lebihkan klaim mereka. Pejabat AS lainnya yang tidak disebutkan namanya dengan cepat menanggapi laporan media tersebut, bersikeras bahwa Dewan Keamanan Nasional dan komunitas intelijen memastikan untuk memvalidasi kualitas dari semua yang mereka rilis kepada publik.

Salah satu penulis laporan NBC News adalah Ken Dilanian, seorang reporter keamanan nasional yang diperlihatkan pada tahun 2014 memiliki hubungan “kolaboratif” dengan CIA.

Dia ditolak oleh majikannya saat itu, Los Angeles Times, sebagai hasil dari persekongkolan tersebut.

Meski demikian, ada beberapa rilis intelijen AS yang akurat. Misalnya, pemerintahan Biden bersikeras selama berminggu-minggu bahwa Presiden Rusia Vladimir Putin bermaksud untuk melancarkan serangan ke Ukraina, yang pada akhirnya memang terjadi.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Trump Klaim Iran Setujui...
Trump Klaim Iran Setujui Hampir Semua yang Diinginkan AS Selama Negosiasi
Israel Ternyata Coba...
Israel Ternyata Coba Habisi 2 Negosiator Utama Iran, Ini yang Dilakukan AS
Iran Peringatkan AS...
Iran Peringatkan AS dan Israel Jangan Serang Prosesi Pemakaman Khamenei!
Jerman Berani Menolak...
Jerman Berani Menolak Loyal pada AS: 'Sesama Anggota NATO Jangan Mendikte!'
Serangan Rudal Gila-gilaan...
Serangan Rudal Gila-gilaan Rusia Gempur Ibu Kota Ukraina, 27 Orang Tewas
Pemerintah Rusia Buka...
Pemerintah Rusia Buka Beasiswa S1 hingga S3 untuk Dosen dan Mahasiswa UNEJ
Aksi Nekat Melamar di...
Aksi Nekat Melamar di Puncak Gedung Empire State, Pasangan Rusia Ditangkap
Bus Penuh Penumpang...
Bus Penuh Penumpang Ngebut Masuk Jurang, 40 Orang Tewas
Rekomendasi
Aliansi Mahasiswa Menjawab...
Aliansi Mahasiswa Menjawab Desak Penguatan Pasal 33 UUD 1945 Hadapi Tantangan Global
PDIP: Tingginya Biaya...
PDIP: Tingginya Biaya Politik Tuntas dengan Perbaikan Regulasi, Bukan Pilkada Tak Langsung
Demam Piala Dunia 2026:...
Demam Piala Dunia 2026: Ketika Indonesia Tetap Menjadi Juara di Tribun Dunia
Berita Terkini
IAEA Yakin Persediaan...
IAEA Yakin Persediaan Uranium yang Diperkaya Masih Tersimpan di Fasilitas Nuklir Iran
1.022 Bayi Termasuk...
1.022 Bayi Termasuk dari 21.500 Anak yang Tewas Selama Genosida 1.000 Hari di Gaza
Gelombang Panas Terus...
Gelombang Panas Terus Terjadi, Warga Prancis Serbu Supermarket, Berebut Beli AC
Jenazah Anggota Keluarga...
Jenazah Anggota Keluarga Khamenei akan Dimakamkan, Termasuk Cucunya Umur 3 Tahun
Uni Eropa Sembunyikan...
Uni Eropa Sembunyikan 17 File Rahasia Gaza, PBB Sebut Israel Lakukan Genosida
Diplomat AS Ingin Ubah...
Diplomat AS Ingin Ubah Taiwan Jadi Sarang Lebah Drone
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved