Ilmuwan AS: Sinar Matahari Hancurkan Virus Corona dengan Cepat

Jum'at, 24 April 2020 - 17:14 WIB
loading...
A A A
Ketika virus itu aerosolized - yang berarti melayang di udara - waktu paruh adalah satu jam ketika suhu 21 hingga 24 derajat Celcius dengan kelembaban 20 persen.

Di hadapan sinar matahari, ini turun menjadi hanya satu setengah menit.

Bryan menyimpulkan bahwa kondisi seperti musim panas akan menciptakan lingkungan di mana penularan dapat berkurang.

Ia menambahkan, bagaimanapun, bahwa pengurangan penyebaran tidak berarti patogen akan dihilangkan seluruhnya dan pedoman jarak sosial tidak dapat sepenuhnya dicabut.

"Tidak bertanggung jawab bagi kita untuk mengatakan bahwa kita merasa musim panas hanya akan membunuh virus secara total dan kemudian jika virus itu terbebas untuk semua dan orang mengabaikan panduan itu," ucapnya.

Penelitian sebelumnya juga sepakat bahwa virus ini memiliki kecepatan yang lebih baik dalam cuaca dingin dan kering daripada dalam kondisi panas dan lembab, dan tingkat penyebaran yang lebih rendah di negara-negara belahan bumi selatan di mana virus itu jatuh lebih awal dan masih hangat mendukung hal ini.

Australia, misalnya, hanya memiliki kurang dari 7.000 kasus yang dikonfirmasi dan 77 kematian - jauh di bawah banyak negara belahan bumi utara.

Alasannya diperkirakan termasuk bahwa tetesan pernapasan tetap mengudara lebih lama di cuaca dingin, dan bahwa virus terdegradasi lebih cepat pada permukaan yang lebih panas, karena lapisan lemak pelindung yang menyelimutinya mengering lebih cepat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Energi Menjadi Medan...
Energi Menjadi Medan Perang AS-China di Abad Ini
Tanggapi Surat Terbuka,...
Tanggapi Surat Terbuka, Putin Tolak Bertemu Empat Mata dengan Zelensky
AS Akan Gunakan Aset-Aset...
AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?
Rekomendasi
Simpati Woman Rally...
Simpati Woman Rally Team Tampil Menjanjikan di Putaran 2 Kejurnas Sprint Rally 2026
Marc Marquez Juara MotoGP...
Marc Marquez Juara MotoGP Hungaria 2026, Hapus Dahaga Gelar 266 Hari
Lambaian Tangan PPIH...
Lambaian Tangan PPIH Iringi 5.499 Jemaah Haji Gelombang Kedua Tinggalkan Makkah
Berita Terkini
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Israel Marah usai Diserang...
Israel Marah usai Diserang Rudal Iran: Teheran Harus Terbakar!
Iran Merudal Israel,...
Iran Merudal Israel, Trump Cegah Zionis Balas Serangan
Iran Tembakkan Rentetan...
Iran Tembakkan Rentetan Rudal ke Israel, Janjikan Serangan Lebih Dahsyat
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
5 Tradisi Unik di Dunia,...
5 Tradisi Unik di Dunia, Salah Satunya Melempar Bayi di India
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved