Taliban Larang Warga Afghanistan Tanam Opium, Pelanggar Diancam Hukum Syariah
Minggu, 03 April 2022 - 21:30 WIB
loading...
A
A
A
Pengendalian narkoba telah menjadi salah satu tuntutan utama komunitas internasional pada kelompok Islamis, yang mengambil alih negara itu pada Agustus tahun lalu. Hingga kini Taliban sedang mencari pengakuan internasional formal untuk mengurangi sanksi yang sangat menghambat perbankan, bisnis dan pembangunan.
Baca: Tatanan Global Dibangun Ulang, China dan Rusia Rangkul Taliban
Taliban melarang bunga opium tumbuh menjelang akhir kekuasaan terakhir mereka pada tahun 2000 karena mereka mencari legitimasi internasional, tetapi menghadapi reaksi keras dan kemudian sebagian besar mengubah pendirian mereka, menurut para ahli.
Produksi opium Afghanistan - yang diperkirakan PBB bernilai 1,4 miliar dolar AS pada puncaknya pada 2017 - telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, kata petani dan anggota Taliban kepada Reuters.
Situasi ekonomi negara yang mengerikan telah mendorong penduduk provinsi tenggara untuk menanam tanaman terlarang yang dapat memberi mereka keuntungan lebih cepat dan lebih tinggi daripada tanaman legal seperti gandum.
Baca: Tatanan Global Dibangun Ulang, China dan Rusia Rangkul Taliban
Taliban melarang bunga opium tumbuh menjelang akhir kekuasaan terakhir mereka pada tahun 2000 karena mereka mencari legitimasi internasional, tetapi menghadapi reaksi keras dan kemudian sebagian besar mengubah pendirian mereka, menurut para ahli.
Produksi opium Afghanistan - yang diperkirakan PBB bernilai 1,4 miliar dolar AS pada puncaknya pada 2017 - telah meningkat dalam beberapa bulan terakhir, kata petani dan anggota Taliban kepada Reuters.
Situasi ekonomi negara yang mengerikan telah mendorong penduduk provinsi tenggara untuk menanam tanaman terlarang yang dapat memberi mereka keuntungan lebih cepat dan lebih tinggi daripada tanaman legal seperti gandum.
Lihat Juga :