Cegah Corona, Kediaman Putin Dipasangi Terowongan Disinfektan
Kamis, 18 Juni 2020 - 02:46 WIB
loading...
Presiden Rusia Vladimir Putin. Foto/US News
A
A
A
MOSKOW - Juru bicara Presiden Rusia Vladimir Putin mengatakan bahwa terowongan desinfektan khusus telah dipasang di Kremlin dan di kediaman Presiden Rusia di luar Moskow karena pandemi virus Corona .
Instalasi fasilitas walk-through di kediaman Putin di Novo-Ogaryovo pertama kali dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Rusia RIA-Novosti pada hari Selasa lalu.
"Peralatan desinfektan semacam itu juga dipasang di Kremlin, bahkan ada dua terowongan di sana, dan di Novo-Ogaryovo, yang Anda tahu adalah tempat kerja utama bagi Presiden, ia mengadakan banyak acara di sana dan kembali lagi dan ke Kremlin," terang juru bicara Putin, Dmitry Peskov.
"Ini sehubungan dengan situasi epidemiologis, terowongan itu dipasang pada puncak epidemi," tambahnya.
Putin sebagian besar telah bekerja dari kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow melalui konferensi video selama pandemi Covid-19 .
"Anda tahu bahwa masih ada beberapa pembatasan di sejumlah tempat, meskipun sebagian besar sudah dicabut. Tapi masih ada masker dan sarung tangan, serta tentu saja ketika sampai pada kepala negara, langkah-langkah keselamatan tambahan dapat dibenarkan dan dimengerti," tuturnya seperti dikutip dari CNN, Kamis (18/6/2020).
Instalasi fasilitas walk-through di kediaman Putin di Novo-Ogaryovo pertama kali dilaporkan oleh kantor berita pemerintah Rusia RIA-Novosti pada hari Selasa lalu.
"Peralatan desinfektan semacam itu juga dipasang di Kremlin, bahkan ada dua terowongan di sana, dan di Novo-Ogaryovo, yang Anda tahu adalah tempat kerja utama bagi Presiden, ia mengadakan banyak acara di sana dan kembali lagi dan ke Kremlin," terang juru bicara Putin, Dmitry Peskov.
"Ini sehubungan dengan situasi epidemiologis, terowongan itu dipasang pada puncak epidemi," tambahnya.
Putin sebagian besar telah bekerja dari kediaman Novo-Ogaryovo di luar Moskow melalui konferensi video selama pandemi Covid-19 .
"Anda tahu bahwa masih ada beberapa pembatasan di sejumlah tempat, meskipun sebagian besar sudah dicabut. Tapi masih ada masker dan sarung tangan, serta tentu saja ketika sampai pada kepala negara, langkah-langkah keselamatan tambahan dapat dibenarkan dan dimengerti," tuturnya seperti dikutip dari CNN, Kamis (18/6/2020).
Lihat Juga :