Polandia Kecewa Sanksi Anti-Rusia Tidak Berhasil, Ini Buktinya

Minggu, 03 April 2022 - 03:01 WIB
loading...
Polandia Kecewa Sanksi...
Perdana Menteri Polandia Mateusz Morawiecki. Foto/REUTERS
A A A
WARSAWA - Pemulihan rubel Rusia menunjukkan sanksi terhadap Moskow tidak sesuai dengan tujuannya. Pernyataan itu diungkapkan Perdana Menteri (PM) Polandia Mateusz Morawiecki pada Sabtu (2/4/2022).

Sejumlah besar negara, termasuk anggota Uni Eropa (UE), memberlakukan pembatasan terhadap Rusia setelah menyerang Ukraina pada akhir Februari.

“Saya harus mengatakan ini dengan sangat jelas: sanksi yang kita berikan sejauh ini tidak berhasil. Bukti terbaik adalah nilai tukar rubel,” ujar Morawiecki, dilansir RT.com.

Baca juga: Jerman Setuju Kirim Tank Kuno Era 1960-an ke Ukraina

“Nilai tukar rubel, tes lakmus ini, telah kembali ke level sebelum agresi Rusia terhadap Ukraina. Apa artinya? Ini berarti bahwa semua tindakan ekonomi, keuangan, anggaran, dan moneter tidak berjalan seperti yang diinginkan oleh beberapa pemimpin. Itu perlu dikatakan dengan sangat keras,” tegas dia, berbicara di pusat pengungsi Ukraina di Otwock dekat Warsawa, Polandia.

Baca juga: Pekerja Kereta Api Yunani Ogah Angkut Tank NATO Menuju Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Menlu Indonesia dan...
Menlu Indonesia dan 7 Negara Islam Kecam Tindakan Provokatif Israel di Masjid Al-Aqsa
Nah, Diam-Diam Bahrain...
Nah, Diam-Diam Bahrain dan Kuwait Ikut Serang Iran
Rekomendasi
Legislator Golkar: Ratifikasi...
Legislator Golkar: Ratifikasi Perjanjian Dagang Harus Berdampak Nyata bagi UMKM dan Industri
IBEM Jadi Marketplace...
IBEM Jadi Marketplace Perdana Industri MICE, Pertemukan 200 Buyers dan 200 Sellers
Perhitungan Kerugian...
Perhitungan Kerugian Negara Dipertanyakan, Pengamat Dorong Reformasi Audit BPKP
Berita Terkini
Setelah Ribuan Gen Z...
Setelah Ribuan Gen Z Berdemo selama Berminggu-minggu, Menteri Pendidikan India Mundur
Viral di Media Sosial,...
Viral di Media Sosial, Jet Tempur AS Diduga Jatuh di Iran pada Serangan ke-13
Siapa Yu Deng dan Hong...
Siapa Yu Deng dan Hong Wang? Matematikawan China yang Memecahkan Masalah Paling Sulit di Dunia
Selama 30 Tahun, Kakek...
Selama 30 Tahun, Kakek di Singapura Ini Perkosa 11 Gadis, Termasuk Anak, Cucu, hingga Keponakan
Ini Perceraian Termahal...
Ini Perceraian Termahal Abad Ini! Nilainya Capai Rp11 Triliun
Houthi dan Arab Saudi...
Houthi dan Arab Saudi Saling Serang, Ini 5 Pemicunya
Infografis
Setelah Ukraina, Negara...
Setelah Ukraina, Negara NATO Ini Jadi Target Rusia Berikutnya
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved