Listrik Padam 13 Jam Per Hari, Rakyat Marah dan Coba Serbu Rumah Presiden Sri Lanka

Jum'at, 01 April 2022 - 09:18 WIB
loading...
A A A
“Keputusan datang ke rumah presiden ini spontan. Kami ingin presiden, yang telah menyebabkan begitu banyak kehancuran, pulang.”

Mohamed Asri, seorang pengunjuk rasa berusia 21 tahun, mengatakan kepada Al Jazeera bahwa dia melakukan perjalanan ke Mirihana dari distrik Colombo lainnya setelah melihat liputan protes di saluran televisi lokal.

“Ekonomi sangat buruk sehingga kami hampir tidak bisa makan dua kali,” katanya. “Hal-hal tidak pernah seburuk ini dalam hidup saya. Harus pergi.”

Setelah pertemuan massa di Mirihana berubah menjadi kekerasan, protes menyebar ke seluruh kota, di mana demonstran menggunakan kayu bakar untuk memblokir jalan raya utama dari Colombo ke kota terbesar kedua di Sri Lanka, Kandy.

“Saya marah, semua orang marah,” kata pengunjuk rasa, Saman Wanasinghe. “Siapa yang tahu apa yang akan terjadi sekarang? Akan ada protes di mana-mana.”

Para analis mengatakan krisis ekonomi di Sri Lanka–yang baru muncul dari perang saudara selama 26 tahun pada 2009–berasal dari salah urus oleh pemerintah Rajapaksa selama pandemi COVID-19.

Menurut mereka, meskipun pemotongan pajak tidak tepat waktu yang menguras kas pemerintah dan penutupan perbatasan yang mengakibatkan hilangnya pendapatan pariwisata, pemerintah menunda mencari bantuan IMF.
(min)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
Demo Anti-Pemerintah...
Demo Anti-Pemerintah Digelar selama 50 Hari, Bolivia Deklarasikan Status Darurat
Media Asing Soroti Aksi...
Media Asing Soroti Aksi Demo Mahasiswa terhadap Kebijakan Pemerintah Indonesia
Partai Kecoak Siap Protes...
Partai Kecoak Siap Protes Jalanan di India, Miliki Jutaan Pengikut dalam Sekejap
Krisis Ekonomi China...
Krisis Ekonomi China Dorong Media CCTV Masuk ke Bisnis E-commerce
Perundingan AS dan Iran...
Perundingan AS dan Iran Terhenti, Dunia Akan Terus Terguncang
APDSI dan PPPK Aksi...
APDSI dan PPPK Aksi Damai, Tuntut Pemenuhan Hak serta Gaji ke-13
Protes 'Kecoa'...
Protes 'Kecoa' di India Meluas, Ribuan Mahasiswa Turun ke Jalan Tuntut Reformasi Pemerintah
AS Akui Rudal Iran Makin...
AS Akui Rudal Iran Makin Canggih, Gagal Dicegat Sistem Pertahanan
Rekomendasi
Abdullah Alkatiri Yakin...
Abdullah Alkatiri Yakin JPU Tidak Bakal Mendakwa Ulang Dokter Tifa
KPK: Sebelum Serahkan...
KPK: Sebelum Serahkan Amplop ke Menhut, Bupati Kuansing Kumpulkan SGD 46.500
Sebut 108 UU Perlu Diubah,...
Sebut 108 UU Perlu Diubah, Cak Imin: Omnibus Law Ciptaker hingga Agraria
Berita Terkini
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
Getol Kritik Netanyahu,...
Getol Kritik Netanyahu, Wali Kota New York Mamdani dan Istri Terima Ancaman Pembunuhan
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
Infografis
Ranil Wickeremesinghe...
Ranil Wickeremesinghe Terpilih menjadi Presiden Sri Lanka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved