Ukraina Sedih Industri Militer dan Sipilnya Telah Dihabisi Rusia

Jum'at, 01 April 2022 - 07:14 WIB
loading...
A A A
Rusia bersikeras bahwa mereka tidak menargetkan objek sipil dan menuduh "nasionalis Ukraina" menggunakan orang biasa sebagai "perisai manusia".

Menurut pendapat Arestovich, putaran negosiasi baru-baru ini telah menandai “kemenangan signifikan” bagi diplomasi Ukraina.
Penasihat presiden tersebut mengeklaim bahwa Kiev tidak menerima kompromi apa pun dan, sebaliknya, meningkatkan posisinya di semua jalur negosiasi.

Sebelum pertemuan di Istanbul, dia menjelaskan bahwa Ukraina adalah negara netral, tanpa jaminan apa pun, dan dua kali tertipu.

“Jaminan sekarang muncul. Banyak negara–Amerika Serikat, Inggris, Polandia, semua anggota tetap Dewan Keamanan PBB, banyak negara lain, China sedang dipertimbangkan, Turki–semua negara ini memberikan persetujuan mereka untuk memberi kami jaminan. Dan ini bukan tahun 1994, ketika tidak ada yang percaya pada perang apa pun di Ukraina, tetapi sekarang, setelah perang terjadi dan mereka mengerti bahwa itu mungkin terulang, namun mereka memberikan jaminan,” kata Arestovich.

Namun, dalam kontradiksi yang jelas dengan klaim Arestovich, Direktur Komunikasi Gedung Putih Kate Bedingfield, ketika ditanya pada hari Rabu tentang kesiapan Washington untuk melayani sebagai penjamin keamanan untuk Kiev, mengatakan bahwa tidak ada yang spesifik yang dapat dia bagikan saat ini. "Meskipun pemerintah AS terus-menerus berdiskusi dengan Ukraina," katanya.

Sementara itu, otoritas Jerman mengonfirmasi bahwa Ukraina dapat 100% mengandalkan dukungan mereka dalam hal jaminan keamanan.

Menteri Luar Negeri Annalena Baerbock menekankan bahwa pada titik ini, negosiasi antara Ukraina dan Rusia belum cukup maju dan dengan demikian pemahaman Kiev dan Moskow tentang proposal bisa sangat berbeda.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia, China dan Rusia Bersaing Ketat
Perlombaan Senjata Nuklir...
Perlombaan Senjata Nuklir Baru Telah Tiba, AS dan China Paling Ugal-ugalan
Inggris Makin Tak Berdaya!...
Inggris Makin Tak Berdaya! Seluruh Armada Kapal Selam Serang Tak Bisa Beroperasi
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
5 Negara yang Mampu...
5 Negara yang Mampu Membuat Jet Tempur Sendiri, Ada yang Produksinya Mencapai Ratusan Unit per Tahun
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
AS Serang Iran, Menlu...
AS Serang Iran, Menlu Araghchi: Kami Balas!
Rekomendasi
Krakatau Posco Tanamkan...
Krakatau Posco Tanamkan Budaya Keselamatan kepada Generasi Muda
Hasil Australia Open...
Hasil Australia Open 2026: Alwi Farhan ke 16 Besar, Anthony Ginting Tersingkir
Industri Aset Digital...
Industri Aset Digital Dorong Penguatan Ekosistem Hospitality Bandara
Berita Terkini
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
Pakistan Gelar Serangan...
Pakistan Gelar Serangan Udara di Afghanistan, 13 Orang Tewas
Infografis
Trade Misinvoicing dan...
Trade Misinvoicing dan Upaya Penguatan Integritas Perdagangan Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved