Pentagon: Pasukan Rusia Berjalan Menjauh dari Chernobyl
Kamis, 31 Maret 2022 - 17:48 WIB
loading...
A
A
A
Tindakan sembrono oleh pasukan Rusia di sekitar fasilitas nuklir telah memicu kekhawatiran internasional.
Menurut pejabat Ukraina pasukan Rusia telah menyimpan "puluhan ribu ton" amunisi di dekat fasilitas Chernobyl. Ia mengatakan bahwa amunisi yang disimpan di sana merupakan ancaman "besar" bagi keselamatan pabrik.
Tentara Rusia di sekitar Chernobyl dilaporkan telah mengendarai kendaraan lapis baja melalui zona yang sangat beracun yang disebut Hutan Merah, mengeluarkan awan debu radioaktif saat mereka melakukan perjalanan.
Pasukan Rusia juga menyandera staf di fasilitas Chernobyl selama berminggu-minggu, menolak pekerja untuk keluar dari fasilitas dan staf baru untuk masuk.
Di Zaporizhzhia, kebakaran terjadi pada 3 Maret lalu saat pasukan Rusia menembaki lokasi dekat pabrik sebelum mengambil kendali.
Baca juga: Kremlin: Tidak Ada yang Menjanjikan dari Pembicaraan Rusia-Ukraina
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi melakukan perjalanan ke Ukraina Selasa lalu untuk meluncurkan program bantuan keselamatan baru yang bertujuan melindungi fasilitas nuklir Ukraina dari perang.
Menurut pejabat Ukraina pasukan Rusia telah menyimpan "puluhan ribu ton" amunisi di dekat fasilitas Chernobyl. Ia mengatakan bahwa amunisi yang disimpan di sana merupakan ancaman "besar" bagi keselamatan pabrik.
Tentara Rusia di sekitar Chernobyl dilaporkan telah mengendarai kendaraan lapis baja melalui zona yang sangat beracun yang disebut Hutan Merah, mengeluarkan awan debu radioaktif saat mereka melakukan perjalanan.
Pasukan Rusia juga menyandera staf di fasilitas Chernobyl selama berminggu-minggu, menolak pekerja untuk keluar dari fasilitas dan staf baru untuk masuk.
Di Zaporizhzhia, kebakaran terjadi pada 3 Maret lalu saat pasukan Rusia menembaki lokasi dekat pabrik sebelum mengambil kendali.
Baca juga: Kremlin: Tidak Ada yang Menjanjikan dari Pembicaraan Rusia-Ukraina
Direktur Jenderal Badan Energi Atom Internasional Rafael Grossi melakukan perjalanan ke Ukraina Selasa lalu untuk meluncurkan program bantuan keselamatan baru yang bertujuan melindungi fasilitas nuklir Ukraina dari perang.
(ian)
Lihat Juga :