Azerbaijan Mengaku Siap Gelar Pembicaraan Damai dengan Armenia

Rabu, 30 Maret 2022 - 15:27 WIB
loading...
Azerbaijan Mengaku Siap...
Azerbaijan Mengaku Siap Gelar Pembicaraan Damai dengan Armenia. FOTO/Reuters
A A A
BAKU - Azerbaijan mengatakan pihaknya siap untuk pembicaraan damai dengan Armenia , setelah Yerevan mendesak Baku untuk merundingkan perjanjian damai yang komprehensif di tengah ketegangan baru atas Nagorno-Karabakh.

“Jika Armenia serius dengan kesepakatan damai, maka langkah-langkah konkrit harus dilakukan. Kami ulangi bahwa Azerbaijan siap untuk ini,” kata Kementerian Luar Negeri Azerbaijan dalam sebuah pernyataan, Selasa (29/3/2022), seperti dikutip dari AFP.

Baca: Armenia-Azerbaijan Kembali Bertempur, Kini di Pengadilan PBB

Kementerian Luar Negeri Azerbaijan juga menyatakan, pihaknya telah mengusulkan agar kedua negara mengadakan pembicaraan damai setahun yang lalu.

Pada tahun 2020, Armenia dan Azerbaijan berperang memperebutkan daerah kantong Nagorno-Karabakh yang telah lama diperebutkan yang merenggut lebih dari 6.500 nyawa.

Kesepakatan gencatan senjata yang ditengahi oleh Presiden Rusia Vladimir Putin membuat Armenia menyerahkan sebagian besar wilayah ke Azerbaijan, dan Moskow mengerahkan kontingen penjaga perdamaian ke wilayah pegunungan.

Baca: 7 Tentara Azerbaijan Tewas dalam Bentrok Perbatasan dengan Armenia

Pekan lalu, Yerevan dan Moskow menuduh Baku melanggar gencatan senjata di zona tanggung jawab kontingen Rusia. Mereka menuduh pasukan Azeri merebut desa Farukh di wilayah Askeran di Karabakh, di mana tiga tentara Armenia tewas dalam baku tembak pekan lalu.

Baku menolak tuduhan itu, bersikeras bahwa daerah itu adalah bagian dari wilayahnya yang diakui secara internasional. Pada hari Senin, Dewan Keamanan Armenia menuduh Azerbaijan “mempersiapkan lahan untuk provokasi baru dan serangan terhadap Nagorno-Karabakh.”

Dewan Keamanan Armenia mendesak Baku untuk “segera memulai pembicaraan tentang perjanjian damai yang komprehensif”. Armenia juga menuntut penyelidikan atas tindakan kontingen penjaga perdamaian Rusia selama “serangan” Azeri dan mendesak pasukan Rusia untuk mengambil “langkah nyata” untuk meredakan ketegangan.

Baca: Perang Baru Berkecamuk, Putin Undang Pemimpin Armenia dan Azerbaijan

Gejolak besar di Karabakh dapat menimbulkan tantangan bagi Moskow, pada saat puluhan ribu tentara Rusia terlibat di tempat lain, di Ukraina. Moskow telah mengerahkan sekitar 2.000 penjaga perdamaian di Karabakh dan sebuah koridor darat yang menghubungkannya dengan Armenia.

Separatis etnis Armenia di Nagorno-Karabakh memisahkan diri dari Azerbaijan ketika Uni Soviet runtuh pada tahun 1991. Konflik berikutnya merenggut sekitar 30.000 jiwa.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
Mengapa Proyek Tank...
Mengapa Proyek Tank MGCS Eropa Berisiko Gagal?
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Perjanjian Damai dengan...
Perjanjian Damai dengan Iran Terancam Batal gegara Israel, Begini Tanggapan AS
Rekomendasi
SPMB Jakarta 2026 untuk...
SPMB Jakarta 2026 untuk Sekolah Swasta SMP-SMA Tahap 2 Dibuka, Cek Cara Pilih Sekolah
Diumumkan Mulai Besok,...
Diumumkan Mulai Besok, Ini Link Pengumuman Hasil SMUP Unpad 2026
Dipanggil Prabowo Gara-gara...
Dipanggil Prabowo Gara-gara Mati Lampu, Dirut PLN: Kami Mohon Doa
Berita Terkini
Profil Abelardo De La...
Profil Abelardo De La Espriella, Pengacara Berjam Tangan Mewah yang Jadi Presiden Baru Kolombia
Iran dan AS Sepakati...
Iran dan AS Sepakati Peta Jalan untuk Mengakhiri Perang
Menhan Negara NATO Salahkan...
Menhan Negara NATO Salahkan Trump atas Penutupan Selat Hormuz
9 Kota di Mana Matahari...
9 Kota di Mana Matahari Hampir Tidak Pernah Terbenam atau Terbit saat Musim Panas
AS Kerahkan Sistem Rudal...
AS Kerahkan Sistem Rudal Canggih Typhon ke Jepang, Dapat Menargetkan China
Ledakan Dahsyat Guncang...
Ledakan Dahsyat Guncang Situs LNG Qatar, 54 Orang Terluka, 18 Hilang
Infografis
10 Negara dengan Tingkat...
10 Negara dengan Tingkat Pendidikan Tertinggi di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved