Sejumlah Pasukan Rusia Tinggakan Kiev, Pentagon Sebut Bukan Penarikan Mundur

Rabu, 30 Maret 2022 - 07:26 WIB
loading...
A A A
Sejak awal invasi, Rusia telah berusaha untuk merebut wilayah yang cukup antara Crimea, yang dianeksasi Rusia pada tahun 2014, dan bagian timur Ukraina, yang memiliki faksi separatis pro-Rusia, sehingga dapat lebih mudah memindahkan pasokan dan pasukan dari satu daerah ke daerah lain.

Baca juga: Ledakan Hebat Guncang Rusia, Diklaim sebagai Serangan Rudal Ukraina

Dengan demikian, mereka telah memberikan penekanan yang signifikan untuk mengambil alih Mariupol, sebuah kota pelabuhan utama di sepanjang Laut Azov, yang warganya telah menghadapi beberapa taktik perang yang paling keras, termasuk pengeboman terhadap rumah sakit bersalin, teater, dan sekolah yang bertindak sebagai tempat penampungan.

Staf Umum Angkatan Bersenjata Ukraina pekan lalu mengakui bahwa Rusia berhasil menciptakan koridor darat antara dua wilayah.

Penilaian terbaru Pentagon sejalan dengan Gedung Putih, di mana direktur komunikasi Kate Bedingfield menggambarkan pergerakan di sekitar Kiev sebagai "penempatan kembali" dan bukan "penarikan" langsung.

Baca juga: Ukraina Beber Identitas 620 Mata-mata Rusia, Klaim Pukulan bagi Putin
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Iran Tuduh NATO Terlibat...
Iran Tuduh NATO Terlibat Perang Gabungan AS-Israel Gara-gara Pengakuan Sekjen Mark Rutte
Trump Caci Maki Netanyahu:...
Trump Caci Maki Netanyahu: Semua Orang Yahudi Muak Denganmu!
China Bikin Replika...
China Bikin Replika Kapal Perang AS untuk Jadi Target Tes Rudal
Iran Tolak Pendapat...
Iran Tolak Pendapat Menlu AS Rubio tentang Kesepakatan Damai
Trump Ungkap Turki Siap...
Trump Ungkap Turki Siap Gabung Perang Bersama Iran tapi Dicegah AS
Bagher Ghalibaf, Negosiator...
Bagher Ghalibaf, Negosiator Iran dan Tangan Kanan Mojtaba yang Mampu Tundukkan AS
Mantan Menteri Kehakiman...
Mantan Menteri Kehakiman Korsel Divonis 25 Tahun Penjara Terkait Peran dalam Darurat Militer
Paris Melarang Warganya...
Paris Melarang Warganya Minum Alkohol di Tempat Umum Mulai Hari Ini
Rekomendasi
MNC Sekuritas Hadirkan...
MNC Sekuritas Hadirkan Menu Tools dengan Fitur Screener, Stock Alert, dan Comparison di MotionTrade Lite
Rumah Pintar yang Dengarkan...
Rumah Pintar yang Dengarkan Penghuni, Bukan Sekadar Produk Cerdas
Jadwal Formula 1 Lenovo...
Jadwal Formula 1 Lenovo Austrian Grand Prix 2026, Live Streaming di VISION+
Berita Terkini
Singapura Marah Kapalnya...
Singapura Marah Kapalnya Diserang di Selat Hormuz
Iran Sebut Pernyataan...
Iran Sebut Pernyataan Bersama AS-GCC Provokatif, Serukan Zona Bebas Senjata Nuklir Timur Tengah
Tolak Klaim AS, Iran...
Tolak Klaim AS, Iran Tegaskan Aset yang Dicairkan Tidak untuk Beli Produk Pertanian Amerika
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Kim Jong-un Janji Kapal...
Kim Jong-un Janji Kapal Perang Korut Dilengkapi Senjata Nuklir, Momok bagi AS
Awas, Virus Ebola Sudah...
Awas, Virus Ebola Sudah Masuk Prancis, Dibawa Seorang Dokter
Infografis
Pasukan Elite Israel...
Pasukan Elite Israel Brigade Golani Ditarik Mundur dari Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved