Militer Israel Terkejut Lihat Perang Rusia di Ukraina
Rabu, 30 Maret 2022 - 02:42 WIB
loading...
A
A
A
"Bisa jadi mereka mencoba mengirim pesan ke Barat, tetapi juga ke Ukraina, dan mencoba mendapatkan pengaruh di meja perundingan. Tetapi dari perspektif militer, jika itu adalah rudal hipersonik, tidak banyak kepraktisan tentang itu.”
Rudal hipersonik mampu terbang lima kali kecepatan suara dan dapat mengirimkan hulu ledak nuklir dan konvensional yang berpotensi menghindari sistem pertahanan udara musuh.
Meskipun Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengancam akan menggunakan senjata nuklir, IDF tidak percaya bahwa dia akan benar-benar menindaklanjuti ancaman tersebut.
Setelah invasi awal pada pertengahan Februari, IDF membentuk tim untuk melacak dan belajar dari perang Rusia.
Tim tersebut mengumpulkan informasi dan intelijen untuk militer Israel di bidang metode dan doktrin pertempuran, manuver darat, logistik, pertahanan udara, anti-tank, perang siber dan elektronik, perang psikologis dan banyak lagi.
Rudal hipersonik mampu terbang lima kali kecepatan suara dan dapat mengirimkan hulu ledak nuklir dan konvensional yang berpotensi menghindari sistem pertahanan udara musuh.
Meskipun Presiden Rusia Vladimir Putin telah mengancam akan menggunakan senjata nuklir, IDF tidak percaya bahwa dia akan benar-benar menindaklanjuti ancaman tersebut.
Setelah invasi awal pada pertengahan Februari, IDF membentuk tim untuk melacak dan belajar dari perang Rusia.
Tim tersebut mengumpulkan informasi dan intelijen untuk militer Israel di bidang metode dan doktrin pertempuran, manuver darat, logistik, pertahanan udara, anti-tank, perang siber dan elektronik, perang psikologis dan banyak lagi.
(min)
Lihat Juga :