Kesal Korut Luncurkan ICBM, AS Serukan DK PBB Beri Sanksi yang Lebih Keras
Sabtu, 26 Maret 2022 - 16:00 WIB
loading...
A
A
A
Sementara itu, berpidato di pertemuan DK PBB, China mendesak "kehati-hatian dan alasan" mengenai Korea Utara.
Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi yang Targetkan Program Rudal Korea Utara
"Semua tidak tenang di depan internasional. Tidak ada pihak yang harus mengambil tindakan apa pun yang akan mengarah pada ketegangan yang lebih besar," kata duta besar China untuk PBB Zhang Jun.
Rusia, pada bagiannya, memperingatkan agar tidak mengikuti jejak Washington dalam memperketat sanksi.
Wakil utusan Rusia untuk PBB Anna Evstigneeva mengatakan Moskow percaya bahwa hal itu akan "melampaui kerangka pemotongan pembiayaan" untuk program rudal dan nuklir Korut dan akan mengancam warga Korut dengan masalah sosial-ekonomi dan kemanusiaan yang tidak dapat diterima.
Setelah pertemuan, 15 negara termasuk anggota tetap Dewan Keamanan Inggris, Prancis dan AS - tetapi tanpa China dan Rusia - merilis pernyataan bersama yang mengutuk peluncuran rudal terbaru Pyongyang "dalam istilah terkuat" dan memperingatkannya "menimbulkan ancaman" untuk seluruh masyarakat internasional.
Baca juga: Jong-un Awasi Langsung Uji Coba Rudal Monster yang Bisa Mencapai Daratan AS
Baca juga: AS Jatuhkan Sanksi yang Targetkan Program Rudal Korea Utara
"Semua tidak tenang di depan internasional. Tidak ada pihak yang harus mengambil tindakan apa pun yang akan mengarah pada ketegangan yang lebih besar," kata duta besar China untuk PBB Zhang Jun.
Rusia, pada bagiannya, memperingatkan agar tidak mengikuti jejak Washington dalam memperketat sanksi.
Wakil utusan Rusia untuk PBB Anna Evstigneeva mengatakan Moskow percaya bahwa hal itu akan "melampaui kerangka pemotongan pembiayaan" untuk program rudal dan nuklir Korut dan akan mengancam warga Korut dengan masalah sosial-ekonomi dan kemanusiaan yang tidak dapat diterima.
Setelah pertemuan, 15 negara termasuk anggota tetap Dewan Keamanan Inggris, Prancis dan AS - tetapi tanpa China dan Rusia - merilis pernyataan bersama yang mengutuk peluncuran rudal terbaru Pyongyang "dalam istilah terkuat" dan memperingatkannya "menimbulkan ancaman" untuk seluruh masyarakat internasional.
Baca juga: Jong-un Awasi Langsung Uji Coba Rudal Monster yang Bisa Mencapai Daratan AS
Lihat Juga :