Tak Hanya Sanksi, AS Juga Buru Emas Rusia

Jum'at, 25 Maret 2022 - 03:12 WIB
loading...
Tak Hanya Sanksi, AS...
Tidak hanya menjatuhkan sanksi, AS juga buru emas Rusia. Foto/Ilustrasi
A A A
WASHINGTON - Departemen Keuangan Amerika Serikat (AS) mengeluarkan panduan yang memperingatkan bahwa transaksi yang melibatkan cadangan emas Rusia dapat dikenakan sanksi. Langkah itu bertujuan untuk menghentikan Rusia menghindari sanksi yang ada.

“Tujuan kami di sini adalah untuk secara metodis menghilangkan manfaat dan hak istimewa yang pernah dinikmati Rusia sebagai peserta dalam tatanan ekonomi internasional,” kata seorang pejabat senior pemerintah AS yang tidak disebutkan namanya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (25/3/2022).

AS dan sekutunya telah memberlakukan beberapa putaran sanksi, termasuk menargetkan pemberi pinjaman terbesar dan Presiden Vladimir Putin sejak negara itu menginvasi Ukraina dalam serangan terbesar di Eropa sejak Perang Dunia Kedua.



Dikutip dari Russia Today, Rusia memiliki cadangan emas sekitar USD130 miliar, terbesar kelima di dunia. Negara ini meningkatkan pembelian emas pada tahun 2014, menyusul sanksi awal AS atas krisis Ukraina. Moskow memiliki lebih dari dua kali lipat kepemilikannya sejak saat itu.

Diwartakan sebelumnya, AS telah menjatuhkan sanksi terbaru terhadap Rusia terkait invasinya ke Ukraina.

Baca juga: Sejarah Sanksi yang Kini Menghajar Rusia, Ternyata Muncul sejak Perang Dunia I

Di antara target sanksi baru adalah lebih dari 40 perusahaan pertahanan, termasuk Tactical Missiles Corp milik negara dan 28 perusahaan yang terkait, serta direktur umumnya, kata Departemen Keuangan AS dalam sebuah pernyataan.

Perusahaan lain dalam daftar baru termasuk produsen amunisi untuk militer Rusia, helikopter sipil dan militer, dan pesawat tak berawak yang menurut Departemen Keuangan awalnya dirancang untuk pengawasan tetapi telah "digunakan kembali" dan digunakan untuk menyerang pasukan Ukraina.

Departemen Keuangan juga menjatuhkan sanksi pada 328 anggota Duma, parlemen Rusia, dan Herman Gref, kepala pemberi pinjaman terbesar Rusia, Sberbank, yang menurut Departemen Keuangan AS adalah rekan dekat Putin.

Baca juga: 10 Cara Rusia Selamat dari Sanksi Kejam Barat, Waktu Akan Membuktikan
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Piala Dunia 2026: Saat...
Piala Dunia 2026: Saat Sepak Bola Jadi Mesin Uang FIFA
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Putri Thailand Bajrakitiyabha...
Putri Thailand Bajrakitiyabha Meninggal Dunia usai Koma 3 Tahun
Rekomendasi
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Perdana, Danantara Terbitkan...
Perdana, Danantara Terbitkan Obligasi Global Senilai USD1,5 Miliar
Berita Terkini
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Infografis
5 Kapal Selam Serang...
5 Kapal Selam Serang Terbaik, AS dan Rusia Mendominasi
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved