Rusia: Dana Investasi Hunter Biden Terkait Pembiayaan Biolab Berbahaya di Ukraina
Kamis, 24 Maret 2022 - 21:01 WIB
loading...
A
A
A
“Materi yang masuk memungkinkan kami melacak skema interaksi antara badan pemerintah AS dan biolab Ukraina. Keterlibatan dalam pembiayaan kegiatan ini oleh struktur yang dekat dengan kepemimpinan AS saat ini, khususnya dana investasi Rosemont Seneca yang dikelola Hunter Biden, menarik perhatian pada dirinya sendiri," papar Kepala Pasukan RCBD Igor Kirillov dalam pengarahan Kamis.
Baca juga: Turki Desak Barat Memasok F-35 dan Sistem Patriot Tanpa Prasyarat
Menurut informasi Kementerian Pertahanan Rusia, dana tersebut memiliki setidaknya USD2,4 miliar dalam modal investasi.
"Pada saat yang sama, hubungan erat telah terjalin antara dana dan kontraktor utama militer AS, termasuk Metabiota, yang bersama Black and Veach, merupakan salah satu pemasok utama peralatan untuk biolaboratorium Pentagon di seluruh dunia," ungkap Kirillov.
Menurut dia, Laboratorium Nasional Los Alamos, tempat kelahiran bom atom AS, telah menjadi salah satu kurator utama program biologi militer AS di Ukraina.
"Skala program ini sangat mengesankan. Bersama dengan Pentagon, Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), Yayasan Masyarakat Terbuka Soros, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit terlibat langsung dalam pelaksanaannya," papar dia.
Baca juga: Turki Desak Barat Memasok F-35 dan Sistem Patriot Tanpa Prasyarat
Menurut informasi Kementerian Pertahanan Rusia, dana tersebut memiliki setidaknya USD2,4 miliar dalam modal investasi.
"Pada saat yang sama, hubungan erat telah terjalin antara dana dan kontraktor utama militer AS, termasuk Metabiota, yang bersama Black and Veach, merupakan salah satu pemasok utama peralatan untuk biolaboratorium Pentagon di seluruh dunia," ungkap Kirillov.
Menurut dia, Laboratorium Nasional Los Alamos, tempat kelahiran bom atom AS, telah menjadi salah satu kurator utama program biologi militer AS di Ukraina.
"Skala program ini sangat mengesankan. Bersama dengan Pentagon, Badan Pembangunan Internasional AS (USAID), Yayasan Masyarakat Terbuka Soros, dan Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit terlibat langsung dalam pelaksanaannya," papar dia.
Lihat Juga :