Baru Berhasil Rebut Satu Kota, Serangan Rusia Diprediksi Kian Brutal

Rabu, 23 Maret 2022 - 19:44 WIB
loading...
A A A
Ia menunjuk pada kurangnya koordinasi antara Angkatan Darat dan Angkata Udara, serta kurangnya ketepatan serangan.

Baca: Ukraina Tuding Pasukan Rusia Culik Lebih dari 2.300 Anak-anak

Selama satu bulan ofensif, Rusia hanya merebut satu pusat kota besar - Kherson di selatan Ukraina. Mariupol di timur tetap menjadi sasaran pengepungan yang menyebabkan kemarahan internasional. Lebih dari 200.000 orang terjebak di Mariupol, sebagian besar menjadi reruntuhan yang berserakan mayat dan terputus dari kebutuhan seperti makanan, air, listrik, dan panas.

Kota-kota utara yang belum dikuasai seperti Kharkiv, pusat kota terbesar kedua di Ukraina, terus-menerus dibombardir, sementara tekanan juga meningkat di kota-kota di selatan dan timur. Mykolaiv, yang menghalangi jalan di sepanjang pantai Laut Hitam menuju Odessa, juga berada di bawah tembakan artileri.

Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyatakan, beberapa hari terakhir ini Rusia telah melakukan pemboman udara dan laut yang lebih intens, karena perlawanan Ukrania menahan kemajuan pasukan Rusa di darat.

Juru bicara Departemen Pertahanan AS John Kirby mengatakan kepada CNN pada Selasa (22/3/2022), pasukan Ukraina sekarang bahkan "mengejar Rusia" yang kehilangan moral ketika makanan dan bahan bakar mereka habis.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Restoran Pizza Hut Dijual...
Restoran Pizza Hut Dijual Rp47,8 Triliun, Ini Pemilik Barunya
Rekomendasi
PB PMII Serukan Persatuan...
PB PMII Serukan Persatuan Nasional, Kembalikan Intelektualitas Jadi Navigasi Gerakan
Mahkamah Konstitusi...
Mahkamah Konstitusi Beri Waktu 2 Tahun untuk Revisi UU Advokat
Pegadaian Kanwil IX...
Pegadaian Kanwil IX Jakarta 2 Gelar Khitanan Massal Gratis di Dua Lokasi
Berita Terkini
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Infografis
21 Orang Tewas Akibat...
21 Orang Tewas Akibat Serangan Rudal Balistik Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved