AS Belum Temukan Indikasi Rusia Gunakan Senjata Kimia di Ukraina

Rabu, 23 Maret 2022 - 05:47 WIB
loading...
AS Belum Temukan Indikasi...
AS belum temukan indikasi Rusia gunakan senjata kimia di Ukraina. Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) belum melihat indikasi konkret dari serangan senjata kimia atau biologis Rusia yang akan segera terjadi di Ukraina tetapi sedang memantau dengan cermat aliran informasi intelijen terkait hal itu. Demikian yang diungkapkan seorang pejabat senior pertahanan AS.

Presiden Joe Biden mengatakan, tanpa memberikan bukti, tuduhan palsu Rusia bahwa Kiev memiliki senjata biologis dan kimia menggambarkan bahwa Presiden Vladimir Putin sedang mempertimbangkan untuk menggunakannya sendiri dalam perang melawan Ukraina.

"Tidak ada indikasi bahwa ada sesuatu yang dekat dalam hal itu sekarang," ucap seorang pejabat AS, berbicara kepada wartawan dengan syarat anonim, berbagi penilaian Biden seperti dilansir dari Channel News Asia, Rabu (23/3/2022).



Hampir sebulan memasuki perang, pasukan Rusia telah gagal untuk merebut satu kota besar dan kemajuan mereka telah dihentikan di hampir semua lini oleh para pejuang Ukraina. Moskow malah beralih untuk membombardir kota-kota dengan artileri, rudal, dan bom.

Amerika Serikat telah memperingatkan bahwa Putin, merasa terpojok, dan dengan pasokan amunisi konvensional menjadi lebih terbatas, mungkin beralih ke persenjataan lain.

Para pejabat AS menuduh Rusia menyebarkan klaim yang belum terbukti bahwa Ukraina memiliki program senjata biologis sebagai kemungkinan awal untuk meluncurkan serangan biologis atau kimianya sendiri.

"Mereka terus membicarakan hal ini dan ini adalah taktik buku pedoman Rusia," kata pejabat pertahanan AS itu.

Baca juga: Sebut Putin Putus Asa, Biden Wanti-wanti Rusia Bisa Gunakan Senjata Kimia

Amerika Serikat sedang memantau intelijen untuk tanda-tanda serangan yang akan segera terjadi, termasuk indikasi bahwa mereka telah memindahkan senjata kimia atau biologis ke Ukraina.

"Kami hanya belum melihat itu berbuah, dan kami tentu tidak menginginkannya. Tapi ada berbagai hal yang kami lihat," kata pejabat itu.

Tanpa memberikan bukti, Kementerian Pertahanan Rusia menuduh Ukraina merencanakan serangan kimia terhadap rakyatnya sendiri untuk kemudian menuduh Moskow menggunakan senjata kimia dalam invasi ke Ukraina yang dimulai pada 24 Februari.

Awal bulan ini, penasihat keamanan nasional AS Jake Sullivan berbicara dengan Nikolay Patrushev, sekretaris Dewan Keamanan Rusia. Sullivan memperingatkan tentang konsekuensi untuk "setiap keputusan Rusia yang mungkin menggunakan senjata kimia atau biologi di Ukraina. Gedung Putih tidak merinci apa konsekuensinya.

Baca juga: Dituding Biden Berencana Gunakan Senjata Kimia, Ini Jawaban Rusia
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Pertama Kali dalam 20...
Pertama Kali dalam 20 Tahun, Buffett Tunda Donasi ke Gates Foundation karena Kasus Epstein
Pria Ini Bunuh Pacar,...
Pria Ini Bunuh Pacar, tapi Tewas Serangan Jantung saat Buang Mayat Korban
Bagaimana Program Rudal...
Bagaimana Program Rudal Iran Bertahan dari Perang dan Diplomasi? Ini Analisisnya
Kontroversi Piala Dunia...
Kontroversi Piala Dunia 2026: Iran Kecam Pejabat AS yang Ejek Kegagalan Team Melli
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Prancis Terpanggang!...
Prancis Terpanggang! Korban Tewas Gelombang Panas Tembus 1.000 Orang, 85% Lansia
Rekomendasi
OTT Kuansing, Bupati...
OTT Kuansing, Bupati Suhardiman Amby dan Sekda Zulkarnain Menyerahkan Diri ke KPK
Hakim: Kerugian Negara...
Hakim: Kerugian Negara Akibat Kasus Chromebook Nadiem Rp1,5 Triliun
Dampak Pembiayaan PNM...
Dampak Pembiayaan PNM Diakui, Kini Melayani 23 Juta Nasabah Perempuan Prasejahtera
Berita Terkini
Rusia Sedang Dibakar...
Rusia Sedang Dibakar Ukraina, Putin Tidak Akan Gentar
Bagaimana Iran Menggunakan...
Bagaimana Iran Menggunakan Strategi Ubur-ubur untuk Menjatuhkan Jet Tempur AS?
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Keuskupan Agung Katolik...
Keuskupan Agung Katolik AS akan Bayar Rp7 Triliun pada Para Korban Pelecehan Seksual Anak
Raja Charles Kehilangan...
Raja Charles Kehilangan Gelar Bersejarah Pembela Iman
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Infografis
6 Pulau yang Jadi Target...
6 Pulau yang Jadi Target Invasi Darat AS di Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved