Ukraina Ungkap Kriteria Pejuang Asing yang Boleh Datang Membantu

Senin, 21 Maret 2022 - 20:45 WIB
loading...
Ukraina Ungkap Kriteria...
Anggota batalion Pertahanan Teritorial Kiev berkumpul untuk pelatihan pada 4 Desember 2021. Foto/Nolan Peterson/Coffee or Die Magazine
A A A
KIEV - Warga asing yang ingin menjadi sukarelawan di garis depan pertempuran Ukraina tidak boleh muncul di negara itu jika mereka belum memiliki pelatihan dan “pengalaman tempur langsung” yang nyata.

Peringatan itu diungkapkan Legiun Internasional Pertahanan Teritorial Ukraina (ILDU), dilansir RT.com pada Minggu (20/3/2022).

Berbicara kepada saluran berita Kanada, CTV News, pada Sabtu (19/3/2022), Juru Bicara ILDU Damien Magrou mengatakan legiun asing yang dibentuk untuk menarik sukarelawan dari seluruh dunia hanya akan menerima pejuang yang sudah “tahu jalan mereka di medan perang.”

Baca juga: Pasukan Rusia Rebut Pinggiran Kota Kiev, Tentara Ukraina Lari Tinggalkan Senjata

“Saat ini kami sedang mencari orang-orang secara eksklusif dengan pengalaman pertempuran langsung,” papar Magrou.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Bom Ransel Meledak di...
Bom Ransel Meledak di Apartemen Monako, Oligarki Ukraina Vadym Iermolaiev Terluka
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
Langka, Putin Akui Rusia...
Langka, Putin Akui Rusia Krisis Bahan Bakar akibat Serangan Ukraina
Putin: Barat Coba Kacaukan...
Putin: Barat Coba Kacaukan Rusia karena Tak Mampu Mengalahkannya di Medan Perang
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Laporan Media: Iran...
Laporan Media: Iran - AS Sepakat Hentikan Serangan, Gelar Pertemuan Darurat di Qatar
Trump: Komunisme, Ancaman...
Trump: Komunisme, Ancaman Terbesar bagi AS
Rekomendasi
Perkuat Industri Maritim,...
Perkuat Industri Maritim, BKI Dorong Kolaborasi PIKKI Bersama PT PAL
Masyarakat Indonesia...
Masyarakat Indonesia Bangun Islamic Centre Pertama dan Terbesar di Melbourne dari Eks Kantor Polisi
Kejutan! Maroko Singkirkan...
Kejutan! Maroko Singkirkan Belanda Lewat Drama Adu Penalti
Berita Terkini
Iran Ngamuk, Luncurkan...
Iran Ngamuk, Luncurkan Serangan Siber 3 Kali Lipat terhadap Israel
Trump Ingin Beri Turki...
Trump Ingin Beri Turki Jet Tempur Siluman F-35 AS, Kongres Siap Blokir dengan Alasan S-400 Rusia
5 Momen Penyelamatan...
5 Momen Penyelamatan Korban Gempa Venezuela yang Mengharukan
Menipu hingga Rp17,8...
Menipu hingga Rp17,8 Triliun untuk Hidup Mewah, Miliarder Ini Dipenjara 30 Tahun
5 Alasan Putin Menolak...
5 Alasan Putin Menolak Perjanjian Batasan Serangan Jarak Jauh dengan Ukraina
Mengapa Pangkalan-pangkalan...
Mengapa Pangkalan-pangkalan Militer AS di Teluk Akan Berakhir? Ini Analisisnya
Infografis
Banyak Rudal ATACMS...
Banyak Rudal ATACMS yang Dikirim AS ke Ukraina Kedaluwarsa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved