Badan Bantuan Kemanusiaan Berjuang Menembus Kota Terkepung di Ukraina

Minggu, 20 Maret 2022 - 08:30 WIB
loading...
A A A
Badan tersebut berharap dapat menjangkau 3,1 juta orang di Ukraina, tetapi upaya untuk memindahkan pasokan seperti pasta, nasi, dan daging kaleng di sekitar terhambat oleh kesulitan dalam menemukan pengemudi truk yang bersedia.

Baca: Rusia Komentar Soal Normalisasi Hubungan dengan Barat: Tidak Saat Ini!

"Semakin dekat Anda pergi ke kota-kota ini, semakin khawatir mereka tentang keselamatan mereka," kata Kern. "Dan, itu berarti kami tidak dapat menjangkau orang-orang ini di Mariupol, Sumy, Kharkiv, di kota-kota yang hampir dikelilingi sekarang - atau sepenuhnya dalam kasus Mariupol," tambahnya.

Lebih dari 3,25 juta pengungsi telah melarikan diri dari Ukraina, tetapi banyak orang masih terjebak, termasuk "ratusan ribu wanita dan anak-anak. Mereka tidak dapat keluar dan kami tidak dapat menjangkau mereka."

Kern, yang bekerja untuk WFP selama tiga tahun di Suriah selama perang, mengatakan taktik pengepungan yang digunakan di Ukraina serupa, tetapi dampaknya bahkan lebih besar karena kota-kota yang dikepung lebih besar.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
Kapal Fregat Rusia Lepaskan...
Kapal Fregat Rusia Lepaskan Tembakan Peringatan di Selat Inggris
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Prabowo Batal Hadiri...
Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana Ungkap Alasannya
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Acuhkan Trump, Israel...
Acuhkan Trump, Israel Tolak Tinggalkan Lebanon meski AS-Iran Berdamai
Rekomendasi
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved