Parah, 450 Rompi Anti-Peluru untuk Ukraina Dicuri di Gudang New York

Jum'at, 18 Maret 2022 - 10:55 WIB
loading...
A A A
Sejak dimulainya operasi khusus Rusia di Ukraina pada 24 Februari, para pejabat Ukraina telah mencari pasokan dari luar negeri, termasuk mulai dari jatah makanan dan peralatan medis hingga jet tempur MiG yang digunakan negara-negara tetangga.

Baca juga: 5 Negara yang Punya Hak Veto PBB, Semua Utamakan Kepentingan Sendiri

Sementara beberapa dari persediaan ini telah dibeli otoritas Ukraina, termasuk melalui penggunaan dana cryptocurrency yang diarahkan oleh negara, pasokan yang lain hanya disumbangkan.

Menurut Coindesk, dana donasi kripto Ukraina yang dioperasikan Kementerian Transformasi Digital atau kementerian kripto de facto, telah menerima USD60 juta dan bank nasional Ukraina telah menerima lagi USD280 juta dalam bentuk donasi mata uang fiat.

Di AS, organisasi nirlaba Ukraina-Amerika telah membantu mengatur upaya ini, termasuk Komite Kongres Ukraina Amerika dan Liga Wanita Nasional Ukraina Amerika, yang menerima sekitar 450 rompi antipeluru dari departemen kepolisian wilayah metro Kota New York.

Rompi tersebut sudah tak digunakan, tetapi menurut petugas polisi yang menyumbangkannya, rompi tersebut masih efektif melindungi mereka yang memakainya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Ini Keunggulan Pesawat...
Ini Keunggulan Pesawat Pengebom B-52 vs Tu-22M3 yang Jatuh pada Hari yang Sama
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
Iran-AS Capai Kesepakatan...
Iran-AS Capai Kesepakatan Damai, Israel Tolak Tarik Pasukan dari Lebanon
Pesawat Pengebom Su-24...
Pesawat Pengebom Su-24 Ukraina Jatuh saat Misi Tempur, 2 Pilot Tewas
Rekomendasi
Bawa Archie dan Lilibet...
Bawa Archie dan Lilibet ke Inggris, Pangeran Harry Berharap Bisa Bertemu Raja Charles
Daveigh Chase, Pemeran...
Daveigh Chase, Pemeran 'The Ring' dan Pengisi Suara 'Lilo & Stitch' Meninggal Dunia
Resmi Masuk Daftar Belanja...
Resmi Masuk Daftar Belanja TNI AU, Ini Spesifikasi Chengdu J-10C Buatan China yang Akan Perkuat Langit Indonesia
Berita Terkini
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
AS Identifikasi 8 Awak...
AS Identifikasi 8 Awak Tewas dalam Jatuhnya Bomber Nuklir B-52, Ini Daftarnya
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Infografis
26 Miliarder Gagal Cegah...
26 Miliarder Gagal Cegah Zohran Mamdani Jadi Wali Kota Muslim New York
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved