Slovakia Bersedia Suplai S-300 ke Ukraina, Tapi Minta NATO Kirim Gantinya
Jum'at, 18 Maret 2022 - 06:06 WIB
loading...
A
A
A
Sebelumnya, Ukraina telah mengimbau pada negara-negara Barat untuk mengirim sistem pertahanan udara guna membantu mengusir serangan militer Rusia, yang saat ini telah memasuki pekan ke empat. Sistem pertahanan udara S-300 buatan Rusia yang dimiliki Slovakia sangat dicari oleh Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.
Baca: Kremlin pada Biden: AS Tak Berhak Ceramahi Rusia soal Kejahatan Perang
Sebagai Anggota NATO, Slovakia memiliki satu baterai sistem pertahanan udara S-300, yang diwarisi dari era Soviet setelah pecahnya Cekoslowakia pada tahun 1993. Slovakia mengharapkan untuk mendapatkan sistem pertahanan rudal Patriot sebagai bagian dari kelompok pertempuran NATO.
Sistem pertahanan rudal Patriot baru saja disetujui untuk dikerahkan ke Slovakia sebagai bagian dari bala bantuan NATO di sisi timur aliansi. Tetapi, Slovakia tidak melihat langkah itu sebagai cukup, mengingat itu tidak akan menjadi sistem milik mereka dan tidak jelas berapa lama akan berbasis di negara itu.
Slovakia sendiri berbagi perbatasan 98 km dengan Ukraina. Negara ini juga mengoperasikan armada kecil jet tempur MiG-29, yang juga bergantung pada servis Rusia.
Baca: Kremlin pada Biden: AS Tak Berhak Ceramahi Rusia soal Kejahatan Perang
Sebagai Anggota NATO, Slovakia memiliki satu baterai sistem pertahanan udara S-300, yang diwarisi dari era Soviet setelah pecahnya Cekoslowakia pada tahun 1993. Slovakia mengharapkan untuk mendapatkan sistem pertahanan rudal Patriot sebagai bagian dari kelompok pertempuran NATO.
Sistem pertahanan rudal Patriot baru saja disetujui untuk dikerahkan ke Slovakia sebagai bagian dari bala bantuan NATO di sisi timur aliansi. Tetapi, Slovakia tidak melihat langkah itu sebagai cukup, mengingat itu tidak akan menjadi sistem milik mereka dan tidak jelas berapa lama akan berbasis di negara itu.
Slovakia sendiri berbagi perbatasan 98 km dengan Ukraina. Negara ini juga mengoperasikan armada kecil jet tempur MiG-29, yang juga bergantung pada servis Rusia.
Lihat Juga :