Rusia Janjikan Lebih Banyak Dokumen tentang Biolab AS di Ukraina

Kamis, 17 Maret 2022 - 19:35 WIB
loading...
A A A
Wakil Menteri Luar Negeri AS untuk Urusan Politik Victoria Nuland mengatakan di bawah sumpah bahwa laboratorium di Ukraina telah menghancurkan bahan penelitian untuk mencegah Rusia menyitanya. Tidak jelas mengapa Washington melihat skenario itu berbahaya. Para pejabat AS mengklaim bahwa patogen yang dimaksud adalah sisa-sisa program senjata biologis Uni Soviet, yang mungkin sudah dapat diakses oleh Moskow.

Baca juga: Bos Intelijen AS Akui Amerika Bantu Riset Biolab Ukraina, tapi...

Beberapa tokoh publik Amerika, seperti pembawa acara Fox News Tucker Carlson dan mantan anggota Kongres Tulsi Gabbard diserang karena mengajukan pertanyaan tentang laboratorium Ukraina, yang dianggap sebagai pengulangan "propaganda Rusia."

Senator Utah Mitt Romney menuduh Gabbard menyebarkan "kebohongan pengkhianatan" dengan kekhawatirannya tentang keamanan sampel patogen di Ukraina. Pembawa acara televisi The View memberikan kesan orang yang mengajukan pertanyaan seperti itu harus ditangkap dan diselidiki sebagai kemungkinan sebagai agen Rusia.
(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Larangan Perangkat Lunak...
Larangan Perangkat Lunak AS Bikin Susah Banyak Produsen Mobil
China Hadapi “Epidemi”...
China Hadapi “Epidemi” Baru, Lonjakan Kematian Usia Muda Picu Kekhawatiran Publik
Bukan Akhir dari Konflik,...
Bukan Akhir dari Konflik, MoU Perjanjian Damai AS-Iran Hanya Redakan Ketegangan
Rekomendasi
Guntur Romli Tepis Tuduhan...
Guntur Romli Tepis Tuduhan BEM Bersatu: Kegilaan Logika Cocokologi yang Dipaksakan
Tahun Baru Islam 1448...
Tahun Baru Islam 1448 H Jadi Momentum Kebangkitan Umat Islam Hadapi Tantangan Global
Kylian Mbappe Cetak...
Kylian Mbappe Cetak 2 Rekor Bersejarah di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Kenapa Perdamaian Iran...
Kenapa Perdamaian Iran Tak Semudah Membalikkan Telapak Tangan?
Selat Hormuz Tak Akan...
Selat Hormuz Tak Akan Lagi seperti Dulu, Ini 3 Alasannya
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved