Memanas, Putin Didesak Mengebom Situs Tes Senjata Terbesar AS
Kamis, 17 Maret 2022 - 11:04 WIB
loading...
A
A
A
"Jadi mereka membutuhkan demonstrasi. Demonstrasi yang paling meyakinkan adalah penghancuran fisik fasilitas Departemen Pertahanan Amerika. Saya berbicara tentang fasilitas, yang menurut hukum internasional memberikan hak untuk kita hancurkan," ujarnya.
Anggota parlemen Rusia itu juga menuduh bahwa serangan rudal itu dapat menghantam laboratorium yang mengembangkan COVID-19.
"Misalnya, ini bisa menjadi laboratorium yang sama yang mengembangkan COVID-19 atau kita dapat secara demonstratif menyerang test range di Nevada dengan rudal balistik," katanya.
Fyodorov, koordinator Gerakan Pembebasan Nasional, menambahkan: "Tentu saja, tidak akan ada jalan kembali setelah menembakkan rudal semacam itu."
"Namun, dalam perang ini kita seharusnya tidak mengancam dengan serangan atau ofensif di Ukraina, tetapi dengan merusak wilayah AS," paparnya.
"Jika kita membuat wilayah AS—katakanlah, risiko 10.000 korban, dari serangan bahkan rudal yang lemah, maka AS akan menganggap ini sebagai ancaman 10 juta korban. Ini adalah psikologi Amerika, bagaimana mereka berpikir tentang negara mereka."
Fyodorov menambahkan bahwa karena persepsi psikologi, tidak akan ada serangan balasan.
Dia juga memperingatkan bahwa rudal Rusia yang dia sarankan itu bisa menjadi ledakan nuklir karena situs pengujian senjata Nevada secara aktif menguji rudal nuklir AS.
Anggota parlemen Rusia itu juga menuduh bahwa serangan rudal itu dapat menghantam laboratorium yang mengembangkan COVID-19.
"Misalnya, ini bisa menjadi laboratorium yang sama yang mengembangkan COVID-19 atau kita dapat secara demonstratif menyerang test range di Nevada dengan rudal balistik," katanya.
Fyodorov, koordinator Gerakan Pembebasan Nasional, menambahkan: "Tentu saja, tidak akan ada jalan kembali setelah menembakkan rudal semacam itu."
"Namun, dalam perang ini kita seharusnya tidak mengancam dengan serangan atau ofensif di Ukraina, tetapi dengan merusak wilayah AS," paparnya.
"Jika kita membuat wilayah AS—katakanlah, risiko 10.000 korban, dari serangan bahkan rudal yang lemah, maka AS akan menganggap ini sebagai ancaman 10 juta korban. Ini adalah psikologi Amerika, bagaimana mereka berpikir tentang negara mereka."
Fyodorov menambahkan bahwa karena persepsi psikologi, tidak akan ada serangan balasan.
Dia juga memperingatkan bahwa rudal Rusia yang dia sarankan itu bisa menjadi ledakan nuklir karena situs pengujian senjata Nevada secara aktif menguji rudal nuklir AS.
Lihat Juga :