Mahkamah Internasional Perintahkan Rusia Hentikan Invasi ke Ukraina

Kamis, 17 Maret 2022 - 02:11 WIB
loading...
Mahkamah Internasional...
Hakim Ketua Mahkamah Internasional Joan Donoghue terlihat di layar di saat pengadilan internasional itu memerintahkan Rusia untuk menghentikan invasi ke Ukraina. Foto/The Guardian/Reuters/Piroschka van de Wouw
A A A
DEN HAAG - MahkamahInternasional PBB (ICJ) di Den Haag, Belanda telah memerintahkan Rusia untuk menghentikan invasi ke Ukraina .Mahkamahinternasional itu mengatakan tidakada bukti yang mendukung alasan pembenaran Kremlin untuk perang bahwa Ukraina melakukan genosida terhadap mereka yang menggunakan bahasa Rusia di timur negara itu.

Mahkamah Internasional memutuskan dengan 13 suara berbanding dua untuk perintah sementara bahwa Rusia harus segera menangguhkan operasi militer yang dimulai pada 24 Februari 2022 di wilayah Ukraina. Hanya hakim asal Rusia dan China yang memberikan suara menentang perintah tersebut.

Hakim ketua pengadilan internasional itu, hakim asal Amerika Serikat (AS) Joan Donoghue, mengatakan pengadilan tidak memiliki bukti yang mendukung tuduhan Rusia tentang genosida di wilayah Ukraina. Bagaimanapun, dia mengatakan diragukan bahwa Konvensi Genosida memberikan wewenang apa pun untuk penggunaan kekuatan sepihak di wilayah negara lain.



Akibatnya, dia mengatakan, pengadilan menganggap bahwa Ukraina memiliki hak yang masuk akal untuk tidak menjadi sasaran operasi militer oleh Rusia.

Putusan ICJ mengikat di bawah Piagam PBB, dan perintah pengadilan mencatat bahwa putusan itu menciptakan kewajiban hukum internasional untuk pihak mana pun yang kepadanya tindakan sementara ditujukan, tetapi tidak memiliki sarana penegakan. Putusan itu tidak mungkin mempengaruhi pilihan Presiden Rusia Vladimir Putin, tetapi itu memberikan sanggahan otoritatif atas dalihnya yang sering digunakan untuk memulai perang.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Beda dengan Pejabat...
Beda dengan Pejabat Eropa, Jenderal Senior NATO Ini Sebut Rusia Tak Mencari Konflik
Berseteru dengan PM...
Berseteru dengan PM Starmer, Menhan Inggris John Healey Mundur
Ini 15 Negara yang Mampu...
Ini 15 Negara yang Mampu Memproduksi Jet Tempur Sendiri, Indonesia Kapan?
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Penembakan Massal di...
Penembakan Massal di Johannesburg Tewaskan 12 Orang, Polisi Buru 10 Tersangka
Iran Gempur Pangkalan...
Iran Gempur Pangkalan AS di Yordania, Klaim Hancurkan Banyak Jet Tempur 
Rekomendasi
Adu Otak Bukan Otot:...
Adu Otak Bukan Otot: Luís Figo dan Ambisi Baru Game Mobile di Indonesia
Hadir di Jakarta Fair...
Hadir di Jakarta Fair 2026, KARA Rayakan Kekayaan Rasa Kelapa Lintas Generasi
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Tipis, Segram Jadi Rp2,71 Juta
Berita Terkini
Dunia Segara Akan Dengar...
Dunia Segara Akan Dengar Gema Kemenangan Iran
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Trump Cari Jalan Keluar...
Trump Cari Jalan Keluar Secepatnya untuk Hindari Dampak Politik dan Ekonomi Perang Iran
2 Pemain Sepak Bola...
2 Pemain Sepak Bola Brasil Masuk Daftar Pembunuhan oleh Situs Ukraina
Presiden Asosiasi Sepak...
Presiden Asosiasi Sepak Bola Palestina Kecam AS Tunda Visa untuk Acara Piala Dunia
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Infografis
AS Setujui Penjualan...
AS Setujui Penjualan Peralatan Senilai Rp5 T untuk F-16 ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved